Fe content in “dragon fruits and Moringa oleifera” milk candy for stunting toddlers

Alinea Dwi Elisanti, Rindiani Rindiani, Efri Tri Ardianto

Abstract


ABSTRAK

Latar Belakang: Produk pangan fungsional telah menjadi trend sejak beberapa tahun terakhir. Hal ini tentunya sejalan dengan fokus bidang prioritas pada Rencana Induk Riset Nasional 2017-2045 terkait penerapan teknologi pengembangan nutrisi untuk mengatasi masalah stunting. Adapun salah satu kunci tren penggunaan pangan fungsional untuk permasalahan gizi adalah buah-buahan sebagai pangan fungsional. Terkait fokus stunting, selain makronutien, mikronutrien juga memegang peranan penting. Berbagai macam pangan fungsional telah di kaji, mulai dari biskuit, bubur, modisco, yogurt, susu. Namun masih sangat jarang pangan fungsional tentang produk permen susu berbahan dasar sayur dan buah.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kandungan zat besi pada permen susu berbahan dasar buah naga dan daun kelor.

Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif laboratorium, dengan sampel penelitian adalah produk permen susu buah naga dan daun kelor yang telah melalui uji organoleptik dan hedonik. Terdapat 3 sampel dalam penelitian yang masing-masing terdiri dari tepung buah naga: daun kelor: susu sapi yaitu P1 (12:1); P2 (14:2) dan P3 (16:3) dengan penambahan susu sapi 200 ml untuk semua sampel. Adapun preparasi sampel untuk proses pengujian diambil sebanyak 0,5 mg/sampel. Analisis kandungan zat besi pada permen menggunakan Atomic Absorbtion Spectrophotometer

Hasil: Nilai rata-rata kadar zat besi pada permen adalah 393,31ppm sampai dengan 545,13 ppm. Kadar zat besi tertinggi terdapat pada perlakuan P2 yaitu 545,15 ppm dan perlakuan terendah terdapat pada P2 393,31 ppm. Nilai Fe dalam permen setara dengan 0,39331 sampai 0,54515 mg. Sedangkan angka kecukupan mineral zat besi harian untuk balita usia 1-3 tahun adalah 7 mg/ hari dan balita usia 4-5 tahun 10 mg/hari.

Kesimpulan: Kandungan Fe pada permen susu “Dragon Fruits and Moringa Oleifera” mencapai 1 gram/100 gr. Dalam 100 gram permen mampu memenuhi kebutuhan rata-rata mineral harian untuk balita usia 1 – 5 tahun.

KATA KUNCI: Stunting; Buah Naga; Daun Kelor; Permen susu; Zat Besi

 

ABSTRACT

Background: Functional food products have become a trend in recent years. This is in line with the focus on priority areas in the 2017-2045 National Research Master Plan related to the application of nutrition development technology to overcome stunting problems. One of the key trends of using functional food for nutritional problems is fruit as a functional food. Regarding the stunting focus, various kinds of functional foods have been studied, ranging from biscuits, porridge, modisco, yogurt, milk. However, functional foods are still very rare regarding milk candy products made from vegetables and fruit.

Objectives: This study aims to analyze the iron content in “Dragon Fruits and Moringa Oleifera” milk candy made from dragon fruit and Moringa leaves

Methods: The research design used is a descriptive laboratory study, with the research samples being dragon fruit milk candy and Moringa leaves that have been through organoleptic and hedonic tests. There were 3 samples in the study, each of which consisted of dragon fruit flour: Moringa leaves: cow's milk, namely P1 (12:1); P2 (14:2) and P3 (16:3) with the addition of 200 ml of cow's milk for all samples. The sample preparation for the testing process taken as much as 0.5 mg/sample. Analysis of iron content in candy using Atomic Absorption Spectrophotometer.

Results: The average value of iron reached 393.31 ppm to 545.13 ppm. The highest iron content was found in the P2 treatment, namely 545.15 ppm and the lowest treatment was found at P2 393.31 ppm. The Fe value in milk candy is equivalent to 0.39331 to 0.54515 mg. While the daily mineral adequacy rate for toddlers aged 1-3 years is 7 mg/day and toddlers aged 4-5 years is 10 mg/day.

Conclusions: The Fe content in “Dragon Fruits and Moringa Oleifera” milk candy reaches 1 gram/100gr. In 100 grams of candy can meet the average daily mineral needs for toddlers aged 1-5 years.

KEYWORD: Stunting; Dragon Fruit ; Moringa leaves; Milk candy; Iron

 


Keywords


Stunting; Dragon Fruit ; Moringa leaves; Milk candy; Iron

Full Text:

PDF

References


Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting 2018-2024 (National Strategy for Accelerating Stunting Prevention 2018-2024) [Internet]. Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia. 2018. p. 1–32. Available from: http://tnp2k.go.id/filemanager/files/Rakornis 2018/Sesi 1_01_RakorStuntingTNP2K_Stranas_22Nov2018.pdf

Djauhari T. Gizi Dan 1000 Hpk. Saintika Med. 2017;13(2):125.

Dewi EK, Nindya TS. Hubungan Tingkat Kecukupan Zat Besi Dan Seng Dengan Kejadian Stunting Pada Balita 6-23 Bulan. Amerta Nutr. 2017;1(4):361.

BPOM. Jenis Pesat Berbagai Dengan. Peratur Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indones. 2005;1–13.

Cai Y, Luo Q, Sun M, Corke H. Antioxidant activity and phenolic compounds of 112 traditional Chinese medicinal plants associated with anticancer. Life Sci. 2004;74(17):2157–84.

Dira D, Deviarny C, Riona W. Penetapan Kadar Zat Besi (Fe) Pada Buah Naga Isi Super Merah (Hylocereus costaricensis L.) Dan Isi Putih (Hylocereus undatus L.). Maj Kedokt Andalas. 2015;37(3):174.

William JA, Iddrisu LN, Damian T-D, Kwame O-B, Kwami BK. Nutrient composition of Moringa oleifera leaves from two agro ecological zones in Ghana. African J Plant Sci. 2014;8(1):65–71.

Bamishaiye EI, Olayemi FF, Awagu EF, Bamshaiye OM. Proximate and phytochemical composition of Moringa oleifera leaves at three stages of maturation. Adv J Food Sci Technol. 2011;3(4):233–7.

Utami KB, Radiati LE, Surjowardojo P, Peternakan F, Brawijaya U. Kajian kualitas susu sapi perah PFH ( studi kasus pada anggota Kope- rasi Agro Niaga di Kecamatan Jabung Kabupaten Malang ). J Ilmu-Ilmu Peternak. 2011;24(2):58–66.

Ignatius Hapsoro Wirandoko; Ruri Eka Maryam Mulyaningsih. Pengaruh Pemberian Zinc, Fe dan Vitamin A Terhadap Kejadian Infeksi dan Pertumbuhan. J Ilm Indones. 2020;5(1 Januari):85–8.

Siti Zulaekah dan Endang Nur Widiyaningsih. Daya Terima dan Pengaruh Suplementasi Fe Dalam bentuk Permen Pada Anak Sekolah Dasar Yang Anemia. J Penelit Sains Teknol. 2008;9(1):15–29.

Severino S;Magat;Ma.Cecilia M; Raquepo and Carmelita D.Pabustan. Mineral Macro-Nutrients, Micro-Nutrients and Other Elements in Leaves of Malunggay Plant (Moringa Oleifera) Sampled in Some Location in the Philippines. Technol Notes. 2009;(Fahey 2005).

Siregar, Nur Khaidah, Rosidah, Aris S. Karakterisasi Simplisia dan Skrining Fitokimia serta Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Buah Naga (Hylocereus undatus (Haw.) Britton & Rose) [Internet]. Universitas Sumatera Utara; 2018. Available from: https://onesearch.id/Record/IOS3619.123456789-29088#holdings

Dani Hendarto. Khasiat ampuh Buah Naga dan Delima [Internet]. 1st ed. Aldi Kurniawan, editor. Yogyakarta: Laksana; 2019. 112 p. Available from: https://www.google.co.id/books/edition/Khasiat_Ampuh_Buah_Naga_dan_Delima/K9jEDwAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=nutrisi+pada+buah+naga&pg=PA9&printsec=frontcover

Resnawati H. Kualitas Susu Pada berbagai Pengolahan dan Penyimpanan ( The Quality of Milk and its Products on Several Processi ... Vol. 19, Semiloka Nasional Prospek Industri Sapi Perah Menuju Perdagangan Bebas 2020. Bogor; 2014.

Oka BW. Karakterisasi Kimia Susu Sapi Perah Di Kabupaten Sinjai. J Pendidik Teknol Pertan. 2017;3:195–202.

Banindra A. Dasar Pengolahan Susu dan Hasil Ikutan Ternak. In: Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Sumatera Utara; 2004. p. 24.

Gopalakrishnan L, Doriya K, Kumar DS. Moringa oleifera: A review on nutritive importance and its medicinal application. Food Sci Hum Wellness [Internet]. 2016;5(2):49–56. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.fshw.2016.04.001

Vidayana LR, Sari FK, Damayanti AY. The Effect of Addition Moringa Leave on Sensory Acceptability , Proximate Value and Iron Level in Catfish Nugget. SAGU. 2020;19(1):27–39.

Surahman DN. Stabilitas Zat Gizi Mikro (Iodium dan Fe)Selama Proses Pengolahan Pada Beras Terfortifikasi. Universitas Pasundan Bandung; 2014.

Enni Suwarsi Rahayu; Putik Pribadi. Kadar Vitamin dan Mineral Dalam Buah Segar dan Manisan Basah Karika Dieng (Carica pubescens Lenne & K. Koch). 2012;4(2).

Pratiwi R, Widari D. Hubungan Konsumsi Sumber Pangan Enhancer Dan Inhibitor Zat Besi Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil. Amerta Nutr. 2018;2(3):283.

Siti Dewi Indrasari. Mutu Gizi Beras Kristal. Vol. 30. Subang; 2008.




DOI: http://dx.doi.org/10.21927/ijnd.2022.10(3).131-136

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics (IJND) indexed by:

  


Lisensi Creative Commons View My Stats