Pendidikan Merdeka dalam Perspektif Ki Hadjar Dewantara dan Relevansinya Terhadap Merdeka Belajar di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.21927/literasi.2021.12(2).115-122Abstract
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis konsep pendidikan merdeka dalam perspektif Ki Hadjar Dewantara dan relevansinya terhadap kebijakan merdeka belajar di Indonesia. Jenis penelitiam yang dilakukan adalah library research dengan menggunakan sumber buku, jurnal, dan artikel ilmiah. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan metode content analysis. Hasil analisis menunjukkan bahwa Ki Hadjar Dewantara memberikan konsep pendidikan merdeka dimulai dengan memerdekakan peserta didik, merdeka batin, mereka pikiran dan fisik dengan mengimplementasikan panca dharma dalam sistem Taman Siswa. Pendidikan merdeka Ki Hadjar Dewantara relevan terhadap kebijakan merdeka belajar di Indonseia dilihat dari tujuan pendidikan, sistem pembelajaran, guru, dan peserta didik.
Kata Kunci: pendidikan merdeka, merdeka belajar, panca dharma, sistem among.
References
Abdullah, M. A., School culture to serve performance of madrasah in Indonesia. (QIJIS (Qudus International Journal of Islamic Studies), 7(1), 71-100, 2019).
Bernadib, I, Filsafat pendidikan, (Yogyakarta: Adicita Karya Nusa, 2002)
Darmawan, I. P. A., Pandangan dan konsep pendidikan Ki Hadjar Dewantara, (Artikel, 2016), Diakses dari https://www.researchgate.net/publication/320322205.
Dewantara, K. H, Azaz-azaz dan dasar-dasar taman siswa, (Yogyakarta: Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa, 1952).
Dewantara, K. H., Karya Ki Hadjar Dewantara bagian I: Pendidikan (Edidi II). (Yogyakarta: Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa, 1977).
Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI. Buku panduan merdeka belajar-kampus merdeka. Edisi ke-1, (2020), Diakses dari http://dikti.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/2020/04/Buku-Panduan-Merdeka-Belajar-Kampus-Merdeka-2020.
Djohar, D., & Istiningsih, I., Filsafat pendidikan Ki Hadjar Dewantara dalam Kehidupan Nyata (Cet. 1), (Yogyakarta: Suluh Media, 2017).
Gardner, H., Frames of mind: The theory of multiple intelligence, (Hachette UK, 2011).
Indriyani, N., Sistem among Ki Hadjar Dewantara dalam era revolusi industri 4.0., (Prosiding Seminar Nasional Sejarah ke-4 Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Padang, 2018).
Kemendikbud, Merdeka belajar: Pokok-pokok kebijakan merdeka belajar, (Jakarta: Makalah Rapat Koordinasi Kepala Dinas Pendidikan Seluruh Indonesia, 2019).
Kuhlthau, C. C., Teaching the library research process. (Lanham: Rowman & Littlefield, 2002).
Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa, Piagam dan peraturan besar persatuan Taman Siswa (Keputusan konggres XXI persatuan Taman Siswa 5 s.d. 8 Desember 2016, 2017).
Mustaghfiroh, S., Konsep “Merdeka Belajar†perspektif aliran progresivisme John Dewey. (Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 3(1), 141-147, 2020).
Musyafa, H., Sang Guru. Novel Ki Hadjar Dewantara, kehidupan, pemikiran, perjuangan pendirian taman siswa, 1889-1959, (Yogyakarta: M. Kahfi, 2015).
Naisaban, L., Para psikolog terkemuka dunia: Riwayat hidup, pokok pikiran, dan karya, (Jakarta: Grasindo, 2004).
Nata, Tokoh-tokoh pembaruan pendidikan Islam di Indonesia, (Yogyakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2005).
Pelu, M., Pancadarma Taman Siswa: A philosophical reflection of Ki Hadjar Dewantara’s thought on the perspective of religious-Humanist Education, (Journal of History and Religious Studies, 1(1), 11-20, 2020).
Rahardjo, S., Ki Hadjar Dewantara biografi singkat 1889-1559, (Yogyakarta: Garasi, 2018).
Rosyadi, M. I., Pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis pengalaman: Urgensi dan implementasi, (Jurnal Edukasi Islamika, 291-309, 2017).
Stern. W., Psychological of early childhood: Up to the sixth year of age. Vol. 16. (London: Routledge Taylor & Francis Group, 2018).
Subekhan & Anisa, S. N., Eksistensi keteladanan pendidikan karakter dalam perspektif Ki Hadjar Dewantara, (Geneolog PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1), 34-45, 2018).
Tauchid, M. (1967). Tugas taman siswa dalam pembangunan masyarakat baru. (Pusara 67, Djilid XXVIII, No. 7-8, 1967).
Thalib, S. B., Psikologi pendidikan berbasisi analisis empiris aplikatif, (Jakarta: Prenada Media Grup, 2017).
Towaf, S. M., The National Heritage of Ki Hadjar Dewantara in Tamansiswa about culture-based education and learning, (Journal of Education and Practice, 7(23), 167-176, 2016).
Widodo, B., Biografi: Dari Suwardi Suryaningrat sampai Ki Hadjar Dewantara, (Makalah seminar Perjuangan Ki Hadjar Dewantara dari Politik ke Pendidikan, 2017).
Yamin, M., Menggugat pendidikan Indonesia: Belajar dari Paulo Freiredan Ki Hajar Dewantara, (Yogyakarta: Ar Ruzz Media, 2009).
Zed, M., Metode penelitian kepustakaan (Edisi II), (Yogyakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2008).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Â
2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Â
3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â

LITERASI by http://ejournal.almaata.ac.id/index.php/LITERASI is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.