Peran Guru Sebagai Educator Dalam Memberikan Pendidikan Seks di KB Mutiara Bangsa Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.21927/literasi.2021.12(2).77-84Abstrak
Peran guru sebagai educator yang kurang maksimal dalam memberikan pendidikan seks pada anak usia dini dapat mempengaruhi perkembangan kepribadian anak. Pendidikan seks merupakan upaya memberikan pengetahuan tentang perubahan biologis, psikologis, psikososial sebagai akibat pertumbuhan dan perkembangan manusia, khususnya pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru sebagai educator dalam memberikan pendidikan seks pada anak usia dini di KB Mutiara Bangsa Yogyakarta.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik purposive sampling yang berfokus pada peran guru sebagai educator dalam memberikan pendidikan seks pada anak usia dini di sekolah. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan analisis model Milles and Huberman. Hasil penelitian yaitu: 1) Mengembangkan kepribadian. Guru belum sepenuhnya dapat menanamkan karakter atau kepribadian yang kuat bagi anak dalam pemahaman seks di kesehariannya. 2) Membimbing. Guru dalam memberikan pembelajaran hanya mengacu pada modul atau booklet. 3) Membina budi pekerti. Cara guru dan pihak sekolah dalam merespon permasalahan yang dialami anak sudah melibatkan orangtua selaku wali murid. 4) Memberikan pengarahan. Masih minimnya pemahaman dan informasi pada guru dalam hal pendidikan seks untuk anak usia dini.
Kata kunci: Peran guru, Pendidikan seks anak usia dini
Referensi
Agustina, N. (2012). Perkembangan Peserta Didik (cet 1). Deepublish.
Finkelhor, D. (2009). The prevention of childhood sexual abuse. Future of Children, 19(2). https://doi.org/10.1353/foc.0.0035
Hamalik, O. (2013). KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN, EDISI 1 CETAKAN KEDUA BELAS. In Journal of Chemical Information and Modeling.
Hurlock, E. (2014). Perkembangan Anak Edisi Keenam Jilid I. Jakarta. In Penerbit Erlangga.
Mahmudah, N. (2015). Memotret Wajah Pendidikan Seksualitas Di Pesantren. Quality, 3(1).
Mulyasa, E. (2011). Menjadi Guru Profesional (Cet 14). PT Remaja Rosdakarya.
Mulyono, A. (2009). Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar: Teori, Diagnosis & Remediasinya (Cet 2). Rineka Cipta.
Naim, N. (2009). Menjadi Guru Inspiratif: Memberdayakan dan Mengubah Jalan Hidup Siswa (Cet 2). Pustaka Pelajar.
Nawita, M. (2013). Bunda, Seks Itu Apa? (Bagaimana Menjelaskan Seks Pada Anak). Yrama Widya.
Ndari, S. S., & Chandrawaty. (2018). Telaah Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dimi. In Edu Publisher.
Noor, J. (2017). Metode Penelitian: Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Karya Ilmiah. In Kencana.
Nugraha, D. B. dan S. W. (2016). Adik Bayi Datang Dari Mana? (A-Z Pendidikan Seks Usia Dini). PT Mizan Publika (IKAPI).
Nursyamsi, N. (2014). Pengembangan Kepribadian Guru. Al-Ta Lim Journal, 21(1). https://doi.org/10.15548/jt.v21i1.70
Octavia, S. A. (2019). Sikap dan kinerja guru profesional. CV Budi Utama.
Sari, M. & F. A. (2020). Cara Guru Dalam Pengenalan Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini di TK Kurnia Illahi Kecamatan Rambutan. Child Education Journal, 2(2), 8.
Sugiyono. (2014). Memahami Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
Sugiyono, S., Sekaran, U., Lee, S., Stearns, T., & Geoffrey, G. M. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. In International Journal of Management (Vol. 29, Issue 1).
Sujiono, Y. N. (2011). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. In Jakarta: PT Indeks (Cet 4). Indeks.
Sukmadinata, N. S. (2011). Metode Penelitian Pendidikan (Cet 7). Remaja Rosdakarya.
Suparlan. (2005). Menjadi Guru Efektif. In Yogyakarta, Hikayat Publishing.
Suparlan. (2006). Guru Sebagai Profesi (Cet 1). Hikayat Publishing.
Uno, B. H. (2010). Profesi Kependidikan: Problema, Solusi, dan Reformasi Pendidikan di Indonesia (cet 5). Bumi Aksara.
Upton, P. (2012). Psikologi Perkembangan (Noermalasari Fajar Widuri (ed.)). Airlangga.
Zulganef. (2008). Metode Penelitian Sosial dan Bisnis. Graha Ilmu.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Â
2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Â
3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â

LITERASI by http://ejournal.almaata.ac.id/index.php/LITERASI is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.