Analisis Etika Kerja Islam dan Etika Penggunaan Komputer terhadap Ketidaketisan Penggunaan Komputer oleh Pengguna Teknologi Informasi di UMKM Kabupaten Bantul

Nila Hidayah

Abstract


Dalam ilmu akuntansi forensik sistem informasi menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan, terutama mengenai etika dalam penggunaan teknologi informasi khususnya komputer sebagai media pembelajaran dan media bekerja.  Pada setiap lini perlu melakukan pengambilan keputusan secara tepat yaitu dengan melakukan investasi teknologi di dalam organisasi. Salah satunya implementasi terhadap teknologi komputer yang dapat membawa perubahan besar (perubahan yang terjadi pada cara berpikir manusia, baik dalam usaha pemecahan masalah, perencanaan, maupun pengambilan keputusan) disegala sisi kehidupan yang sedikit banyak akan berpengaruh terhadap pelaksanaan dan cara pandang manusia terhadap etika dan norma-norma dalam kehidupannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan sejauh mana penggunaan komputer yang tidak etis oleh pengguna teknologi informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika kerja (Islam) tidak berpengaruh terhadap etika penggunaan komputer. Etika penggunaan komputer berpengaruh positif terhadap ketidaketisan penggunaan komputer. Sedangkan jenis kelamin sebagai faktor moderasi tidak berpengaruh terhadap ketidaketisan penggunaan komputer. Demikian pula, pengalaman kerja sebagai faktor moderasi tidak mempengaruhi ketidaketisan penggunaan komputer

Full Text:

PDF

References


Abdillah, W. dan Jogiyanto, H. M. (2009), Konsep Dan Aplikasi PLS (Partial Least Square) Untuk Penelitian Empiris, Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Dan Bisnis UGM, Yogyakarta.

Ali, A. J. dan Al-Owaihan, A. (2008), “Islamic work ethic : a critical review”, Cross Cultural Management Development, Vol. 14, No. 6, pp. 5-19.

Arikunto, S. (2006), Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Rineka Cipta, Jakarta.

Asifudin, A.J. (2004), Etos Kerja Islami, Muhammadiyah University Press, Surakarta.

Baaese, S. (2003), “A gift of fire. Social, Legal and Ethical Issues for Computers and Internet (2nd ed.)”. New Jersey : Prentice-Hall.

Banerjee, D., Jones, T. W. dan Cronan, T. P. (1996), “The association of demographic variables and ethical behavior of information systems personnel”, Industrial Management & Data Systems, Vol. 96, No.3, pp. 3-10.

Bertens, K. (2007). Etika, Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.

Cappel, J. J. dan Windsor, J. C. (1998), "A comparative investigation of ethical decision making : information systems professionals versus students", The Database for Advances in Information Systems, Vol. 29, No. 2, pp 20-34.

Chin, W. W. (1998), "The Partial Least Squares Approach for Structural Equation Modeling", In Marcoulides, G.A. (Ed), Modern Method for Business Research, Mahwah, NJ, Erlbaum Associates, hal. 295-358.

Cooper, Donald R., dan Pamela, S. Schindler. (2006). Metode Riset Bisnis, Volume 1. PT Media Global Edukasi. Jakarta.

Dawson, L. M. (1997), “Ethical differences between men and women in the sales profession”, Journal of Business Ethics, Vol. 16, No. 11, pp. 1143-52.

Fornell, C., dan Larcker, D. (1981), “Evaluating Structural Equation Models with Unobservable and Measurement Error”, Journal of Marketing Research, Vol. 18, hal. 39-50.

Ghozali, I. (2006), Structural Equation Modeling Metode Alternatif dengan PLS (Kedua ed.), BP Undip, Semarang.

Hair, et. al., (2006), Multivariate Data Analysis 6th Ed, Pearson Education, New Jersey.

Hartono, J. (2003), Sistem Teknologi Informasi, Edisi I, Andi, Yogyakarta.

Hartono, J. M . (2007), Sistem Informasi Keperilakuan, Erlangga, Yogyakarta.

Hartono, (2008), SPSS 16.0, Analisis Data Statistika dan Penelitian, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Jananto, A. (2003), “Pentingnya Etika Dalam Penggunaan Komputer”, Jurnal Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Stikubank, Semarang.

Kadafi, A. H. (2012), “Etika dalam Penggunaan Komputer dan Teknologi serta Hukum yang Mengatur Etika dalam Penggunaan Komputer dan Teknologi”, Jurnal Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer, Perguruan Tinggi Teknokrat, Lampung.

Kadir, A. (2014), Pengenalan Sistem Informasi, Edisi Revisi, Andi, Yogyakarta.

Karim, N. S. A., Zamzuri, N. H. A. dan Mohamad, Y. N. (2009), “Exploring the Relationship between internet ethics and the big five model of personality”, Computers & Education, Vol. 53, No. 1, pp. 86-93.

Kell, W.G., R.N. Johnson dan W.C. Boynton. (2002). Modern Auditing. Edisi Ketujuh, Jilid I, Erlangga, Jakarta.

Kreie, J. dan Cronan, T. P. (1998), ”How men and women view ethics”, Communications of the ACM , Vol. 41, No. 9, pp. 70-6.

Krismiaji, (2015), Sistem Informasi Akuntansi, Unit Penerbit, Yogyakarta.

Kuo, Feng-Yang & Hsu, Meng-Hsiang, (2001), “Developmentand Validation of Ethical Computer Self Efficacy Measure: The Case Softlifting, Journal of Business Ethics, Vol. 32, pp. 299-315.

Loch, K. D. dan Conger, S. (1996), “Evaluating ethical decision making and computer use”, Communications of the ACM, Vol. 39, No. 7, pp. 74-83.

Ludigdo, Unti dan M. Machfoedz. (1999). “Persepsi Akuntan dan mahasiswa Terhadap Etika Bisnis. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia Vol . 2 : 1-9.

Maryani, T. dan U. Ludigdo. (2001). Survei Atas Faktor-faktor yang Mempengaruhi Sikap dan Perilaku Etis Akuntan. TEMA. Volume II Nomor 1. Maret 49-62.

Mohamed, N., Karim, N. S. A. dan Hussein, R. (2012), “Computer use ethics among university students and staffs, the influence of gender, religious work value and organizational level”, Computer use Ethics, Vol. 29, No. 5, pp. 328-43.

Moor, J. H. (1985), “What is computer ethics?”, Metaphilosophy, Vol. 16 No. 4, hal. 266-75.

Moores, T. T. dan Chang, J. (2006), “Ethical decision making in software piracy: initial development and test of a four-component model”, MIS Quarterly, Vol. 30, No. 10, hal. 167-80.

Muawanah, Umi dan Nur Indriantoro. (2001). “Perilaku Akuntan Publik dalam Situasi Konflik Audit : Peran Locus of Control, Komitmen Profesi dan Kesadaran Etis”, Jurnal Riset Akuntansi Indonesia (Mei) : 13-147.

Mulyadi, (2014), Sistem Akuntansi, Cetakan Ke-4, Salemba Empat, Jakarta.

Muthmainah, S. (2006). “Studi Tentang Perbedaan Evaluasi Etis, Intensi Etis, dan Orientasi Etis Dilihat dari Gender dan Disiplin Ilmu: Potensi Rekruitment Staf Profesional pada Kantor Akuntan Publik”. Simposium Nasional Akuntansi IX, Padang.

Namlu, A. G. dan Odabasi, H. F. (2007), “Unethical computer using behavior scale: A study of reliability and validity on Turkish University Students”, Computers & Education, pp. 205-15.

Peterson, D. K. (2002), “Computer ethics: the influence of guidelines and universal moral beliefs”, Information Technology and People, Vol. 15, No. 4, pp. 346-61.

Ranupandojo, H., dan Suad Husnan. (1984), Manajemen Personalia, Edisi III, Yogyakarta: BPFE.

Sekaran, U. (2003), Research Methods for Business: A Skill Building Approach, Fourth Edition, John Wiley & Sons, Inc., New York.

Sugiyono, (2003), Metopel Bisnis, Cetakan III, Alfabeta, Bandung.

Sugiyono, (2012), Metode Penelitian Administrasi, Cetakan Ke-20, Alfabeta, Bandung.

Sugiyono, (2014), Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Alfabeta, Bandung.

Umar, (2011), Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis, Jakarta: Rajawali

Urumsah, D. (2014), Perencanaan Strategis Sistem Informasi, Cetakan I, Data Algonia, Yogyakarta.

Usman, H. (2011), Manajemen : Teori Praktik dan Riset Pendidikan, Bumi Aksara, Jakarta.

Wijayana dan Nurul H. (2009), “Tantangan Jurnalis di Era Cyber”, (http://staff.undip.ac.id/fisip/Nurul/archives/41).




DOI: http://dx.doi.org/10.21927/jesi.2018.8(1).59-73

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Creative Commons License
JESI is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. View My Stats