Effectiveness of nutrition media for Infant and Young Child Feeding (IYCF) education among mothers or caregivers with 6-24 months old children in Depok, West Java
DOI:
https://doi.org/10.21927/ijnd.2026.14(3).210-220Keywords:
Nutrition Education, Animated Video, Pocket Book, Maternal Knowledge, buku saku, edukasi gizi, MPASI, pengetahuan ibu, video animasiAbstract
ABSTRAK
Latar Belakang: Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) secara langsung memengaruhi status gizi anak, sehingga pengetahuan yang memadai sangat penting. Peningkatan pengetahuan MPASI melalui edukasi perlu dilakukan di Kelurahan Sawangan Baru, yang memiliki prevalensi stunting tertinggi di Kecamatan Sawangan, yaitu 6.87%. Media edukasi, seperti video animasi dan buku saku, dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan MPASI.
Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi MPASI dengan menggunakan media video animasi dan buku saku terhadap tingkat pengetahuan MPASI ibu atau caregiver dengan anak berusia 6-24 bulan di Kelurahan Sawangan Baru serta mengetahui media apa yang lebih efektif untuk digunakan.
Metode: Penelitian ini merupakan kuasi-eksperimen dengan dua kelompok intervensi berjumlah masing-masing 33 ibu/caregiver yang menerima media edukasi berbeda. Pengetahuan responden diukur menggunakan kuesioner pengetahuan MPASI melalui pre-test, tiga sesi edukasi MPASI, dan post-test. Data dianalisis menggunakan Paired Sample T-Test dan Wilcoxon untuk melihat pengaruh masing-masing media, serta Mann-Whitney dan Independent Sample T-Test untuk membandingkan efektivitas keduanya.
Hasil: Sebagian besar responden adalah ibu kandung berusia 30–49 tahun, berpendidikan tinggi, tidak bekerja, dan memiliki dua anak atau kurang. Kedua media edukasi meningkatkan pengetahuan MPASI secara signifikan (p = 0.000). Terdapat perbedaan efektivitas antara kedua media (p = 0.023), termasuk pada subkarakteristik ibu kandung, berpendidikan tinggi, dan yang memiliki dua anak atau kurang.
Kesimpulan: Video animasi dan buku saku berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan MPASI pada ibu atau caregiver dengan anak berusia 6-24 bulan di Kelurahan Sawangan Baru, Kota Depok, Jawa Barat. Buku saku direkomendasikan sebagai media edukasi yang lebih efektif.
ABSTRACT
Background: Complementary feeding directly affects children's nutritional status, making adequate knowledge essential. Improving IYCF knowledge is particularly important in Sawangan Baru Village, which has the highest stunting prevalence in the Sawangan Sub-district (6.87%). Educational media such as an animated video and a pocket book can be used.
Objectives: This study aimed to evaluate the effect of IYCF education delivered through an animated video and a pocket book on the knowledge of mothers/caregivers of children aged 6–24 months in Sawangan Baru Village and to identify the more effective medium.
Methods: This quasi-experimental study included two intervention groups of 33 mothers/caregivers who received different educational media. Participants’ knowledge was measured using a structured IYCF knowledge questionnaire administered during a pre-test, followed by three education sessions, and a post-test. Data were analyzed using the Paired Sample T-Test and Wilcoxon test to evaluate changes within groups, and the Mann–Whitney and Independent Sample T-Test to compare effectiveness between the media.
Results: Most respondents were biological mothers aged 30–49 years, highly educated, unemployed, and having maximum two children. Both media significantly improved IYCF knowledge (p = 0.000), with a significant difference in effectiveness between them (p = 0.023), including among biological mothers, those with higher education, and those with a maximum of two children.
Conclusions: Animated video and pocket book have an effect on increasing IYCF knowledge among mothers/caregivers with children aged 6-24 months in Sawangan Baru Village, Depok City, West Java. The pocket book is recommended as the more effective educational medium.
Downloads
References
1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) Tahun 2017. 2018.
2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak.
3. Hanifah RN, Djais JTB, Fatimah SN. Prevalensi Underweight, Stunting, dan Wasting pada Anak Usia 12-18 Bulan di Kecamatan Jatinangor. Jurnal Sains dan Kesehatan (JSK). 2020;5(3):ii. https://doi.org/10.24198/jsk.v5i3.28768
4. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 Dalam Angka. 2023.
5. Zakiah. Pengantar Analisis Situasi Gizi di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Depok. 2024.
6. Kumala D, Sianipar SS. Pengaruh Pemberian Makanan Bayi Dan Anak (PMBA) Sesuai Tahapan Pada Balita Usia 0-24 Bulan Dalam Upaya Penurunan Resiko Stunting Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah. Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan. 2019;10(2):571–83. https://doi.org/10.33859/dksm.v10i2.499
7. United Nations Children’s Fund (UNICEF). UNICEF Conceptual Framework on Maternal and Child Nutrition. 2021;3.
8. Oktarina R, Turiyani, Dewi AK. Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Pemberian Makana Pendamping ASI (MP-ASI) di PMB Irma Suryani Kota Prabumulih Tahun 2023. Jurnal Kesehatan Abdurahman Palembang. 2023;12(2):56–64. https://doi.org/10.55045/jkab.v12i2.166
9. Pasongli MY. Gambaran Pengetahuan Ibu dan Praktik Pemberian MP-ASI pada Bayi 7-11 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Punggaluku Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan . Health Information Jurnal Penelitian; 2021; 7(1)34-40. https://doi.org/10.36990/hijp.v7i1.534
10. Ardikasari HW, Mustikawati N. The Effects of Complementary Feeding Education on the Knowledge of Housewives with Children aged 7-24 Months. In: The 16th University Research Colloqium 2022 [Internet]. 2022 [cited 2025 Jan 6]. p. 329–36. Available from: https://www.repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/2328
11. Andrasari AN, Haryanti YD, Yanto A. Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Kinemaster Bagi Guru SD. In: Seminar Nasional Pendidikan [Internet]. 2022 [cited 2025 Jan 6]. p. 78–9. Available from: https://prosiding.unma.ac.id/index.php/semnasfkip/article/view/781
12. Afandi A, Siregar NS. Efektivitas Buku Saku Gizi terhadap Peningkatan Pengetahuan Atlet UNIMED Atletik Club (UAC). Jurnal Kesehatan dan Olahraga. 2020;4(2):3–4. https://doi.org/10.24114/ko.v4i2.22168
13. Dinas Kesehatan Kota Depok. Surat Edaran Publikasi Data Stunting Bulan Februari Tahun 2024.p.7.
14. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. 2019. Bandung : CV. Alfabeta.
15. Hidayati L, Widiana IW, Handayani DAP. Korelasi Pola Asuh Demokratis Ibu dengan Kedisiplinan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha. 2022;10(1):7–15. https://doi.org/10.23887/paud.v10i1.44662
16. Purnama W, Masfufah, Nurdiana. The Relationship Between Maternal Age, Nutritional Knowledge, and Complementary Feeding (Mp-Asi) Parenting Practices with the Incidence of Undernutrition in Toddlers. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan. 2025;12(2):143. https://doi.org/10.32668/jitek.v12i2.1358
17. Herlina N, Suadiadnyani NP, Pinilih A, Irawan FS. Hubungan antara Pengetahuan Ibu dengan Pemberian MP-ASI pada Anak Usia 6-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kedaton Kota Bandar Lampung. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan. 2023;10(4):1850. https://doi.org/10.33024/jikk.v10i4.9208
18. Forlina D, Hasanah LN. Pengaruh Pemberian Edukasi MP-ASI terhadap Pengetahuan Gizi Ibu Baduta di Posyandu Mentarang Baru Kabupaten Malinau Kalimantan Utara. Jurnal Kesehatan Tambusai. 2024;5(3):6623–9. https://doi.org/10.31004/jkt.v5i3.32250
19. Nisa R, Nugraheni WT, Ningsih WT. Tingkat Pendidikan, Usia, Pekerjaan dengan Pengetahuan Ibu tentang Imunisasi Dasar pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Merakurak Kabupaten Tuban. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia. 2023;7(3):256. https://doi.org/10.52020/jkwgi.v7i3.5850
20. Sari DNA, Suryati, Purwitaningtyas RY, Hartiningsih SN, Fatehah. Pengaruh Edukasi Video Animasi terhadap Pengetahuan Ibu tentang Pemilihan MP-ASI Dalam Pencegahan Stunting. Jurnal Penelitian Perawat Profesional. 2024;6(6):2771–8. https://doi.org/10.37287/jppp.v6i6.3739
21. Susilo A, Widiya M. Video Animasi Sebagai Sarana Meningkatkan Semangat Belajar Mata Kuliah Media Pembelajaran di STKIP PGRI Lubuklinggau. Jurnal Edusciense. 2021;8(1):31. https://doi.org/10.36987/jes.v8i1.1972
22. Alwi NA, Agustia PL. Penggunaan Media Vidio Dalam Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia (JUBPI). 2024;2(3):183–90. https://doi.org/10.62383/jembatan.v1i3.3095
23. Serungke M, Sibuea P, Azzahra A, Fadillah MA, Rahmadani S, Arian R. Penggunaan Media Audio Visual dalam Proses Pembelajaran Bagi Peserta Didik. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran. 2023;6(4):3504. https://doi.org/10.31004/jrpp.v6i4.22891
24. Alini T. Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu Hamil tentang Pemanfaatan Buku KIA. Jurnal Ilmiah Maksitek. 2021;6(3):18–25. https://doi.org/10.36049/jgk.v6i2.95
25. Patel MR, Begnaud A, Blackmon SH, Dudek AZ, Fujioka N, Harewood JCK, et al. Improving Patient Understanding and Outcomes in Lung Cancer Using an Animated Patient’s Guide with Visual Formats of Learning. Journal of Cancer Education. 2024;40(3):377–87. https://doi.org/10.1007/s13187-024-02517-7
26. Limanto S, Liliana, Purba S, Oeitheurisa M. Animated video as health promotion tool for community supplementary feeding. In: International Conference of Informatics, Technology, adn Engineering 2019 [Internet]. 2019 [cited 2025 Apr 23]. p. 40. Available from: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/35174
27. Setiyaningsih A, Wahyuningsih, Wijayanti T. Peningkatan Pengetahuan Ibu dalam Pencegahan Stunting melalui Pendidikan Kesehatan dengan Media Buku Saku di Desa Kanoman Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali. Jurnal Kebidanan. 2022;XIV(02):102–214. https://doi.org/10.35872/jurkeb.v14i02.558
28. Nadira NA, Amos J, Silaban EML. Aplikasi Buku Saku Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Wanita Usia Subur (WUS) Tentang Pencegahan Stunting. JIK (JURNAL ILMU KESEHATAN). 2024;8(2):342–50. https://doi.org/10.33757/jik.v8i2.1183
29. Chairani R. Pocket Book as a Media of Health Education to Improve Healthy Behavior in Street Teenagers. International Journal of Current Science Research and Review. 2022;05(04):1318–22. https://doi.org/10.47191/ijcsrr/V5-i4-55
30. Selva P, Karjoso TK. Pengaruh Edukasi Penggunaan Audio-Visual dan Booklet terhadap Pola Pemberian Makan Balita (Systematic Review). Jurnal Kesehatan Tambusai. 2023;4(4):5041–52. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i4.20672
31. Agnasari R. Pengembangan Pocket Book Digital Berbasis Scaffolding Materi Fungsi pada Kelas X SMA Tunas Bangsa Lampung Selatan. [Bandar Lampung]: Univeristas Islam Negeri Raden Intan Lampung; 2019.
32. Marfuah D, Kusudaryati DPD, Kurniawati N. The Difference From Mother’s Education, Mother’s Occupation and History of Providing Weaning Food in Stunting and Non Stunting Toddlers in the Trucuk II Public Health Center Klaten. In: The 16th University Research Colloqium 2022 Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan [Internet]. 2022 [cited 2025 Apr 25]. p. 294. Available from: https://www.repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/2445
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.  that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Â
2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Â
3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â

IJND by http://ejournal.almaata.ac.id/index.php/IJND is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.Â


