Metode Psikoreligious dalam Rehabilitasi (Pendidikan dan Pembinaan Korban NAPZA dan Miras)
DOI:
https://doi.org/10.21927/literasi.2016.7(1).58-66Abstract
Masalah penyalahgunaan NAPZA dan Miras di Indonesia menjadi isu yang hangat diperbincangkan belakangan ini. NAPZA dan miras tersebut selanjutnya menjadi penyakit akhlak bagi anak bangsa. Hal tersebut yang mendorong pemerintah secara massif melakukan penanggulangan dan pencegahan terhadap penyalahgunaannya. Bukan hanya pemerintah, lembaga-lembaga pendidikan khususnya pesantren melakukan usaha pendidikan pembinaan terhadap korban NAPZA dan miras. Pesantren sekarang ini bukan hanya wadah menyiapkan anak mendalami dan menguasai ilmu agama Islam yang diharapkan dapat mencetak kader-kader ulama, namun lebih dari itu sebagai wadah rehabilitasi bagi korban narkoba. Artikel ini akan menjelaskan tentang pembinaan korban NAPZA dan miras di Pondok Inabah XX dengan metode Psikoreligious yang melaksanakan pembinaan berdasarkan kurikulum yang telah disusun. Metode psikoreligious tersebut dilakukan dengan cara 1) mandi taubat, 2) shalat sunat, 3) dan zikir. Dalam pembinaannya di pondok Inabah XX tersebut menerapkan beberapa pendekatan: 1) Tahap pendekatan 2) tahap pembinaan awal 3) tahap pembentukan sikap 2) tahap akhir.References
Arifin, Kapita Selekta Pendidikan Islam dan Umum, Jakarta: Bina Aksara, 995
Aly, Abdullah, Pendidikan Islam Multikultural di Pesantren: Telaah terhadap Kurikulum Pondok Pesantren Modern Islam Assalam Surakarta Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011
Departemen Agama RI., Nama dan Data Potensi Pondok-Pondok Pesantren Seluruh Indonesia (Jakarta:
Depag RI, 1985
Dhofier, Zamakhsyari, Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Kyai, Jakarta: LP3ES, 1997
Jalaluddin. Psikologi Agama, Rajagrafindo Persada: Jakarta, 2010
Madjid, Nurcholis, Bilik-bilik Pesantren: Sebuah Potret Perjalanan,Jakarta: Paramadina, 1970
Ramayulis, Psikologi Agama , Kalam Mulia, 2004Steenbrink, Karel A., Pesantren Madrasah Sekolah:
Pendidikan Islam dalam Kurun Moderen, Jakarta:LP3ES, 1986
Sudrajat, Ajat dkk, Din Al Islam : Pendidikan Agama Islam Diperguruan Ting gi Umum, Yogyakarta:
UNY Pres, 2008
Peursen, C. A van, Strategi Kebudayaan, Yogyakarta: Kanisius, 1988
Tim Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam, Profil Pondok Pesantren Mu’adalah,
Jakarta: Direktorat Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren Departemen Agama, 2004
Tim Penyusun, Buku Inabah: 17, Tasikmalaya,2010Zhofir, Zamaksyari, Tradisi Pesantren: Studi tentang
pandangan Hidup Kyai, Jakarta: LP3ES, 1994
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Â
2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Â
3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â

LITERASI by http://ejournal.almaata.ac.id/index.php/LITERASI is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.