Texture and antioxidant activity of watermelon jelly drink with the addition of watermelon albedo and ciplukan (Physalis angulata)

Sashi Kirana Zahrani, Indah Yuliana, Windi Indah Fajar Ningsih, Ira Dewi Ramadhani

Abstract

ABSTRAK 


Latar Belakang: Minuman jelly merupakan minuman berpemanis yang umum dikonsumsi oleh remaja dan dianggap tidak sehat. Namun, minuman ini dapat dikembangkan menjadi minuman yang lebih sehat dengan penambahan sumber antioksidan alami seperti semangka dengan daging dan albedonya serta buah ciplukan (Physalis angulata). Selain kandungan antioksidan, tekstur khas minuman jelly juga berperan penting dalam menentukan kualitas produk dan daya terima konsumen. 


Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tekstur dan aktivitas antioksidan (IC50) pada formulasi jelly drink semangka dengan penambahan albedo semangka dan buah ciplukan (Physalis angulata).


Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pola RAL (Rancangan Acak Lengkap) dan 4 taraf perlakuan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah perbedaan penambahan minuman sari albedo semangka dan minuman sari buah ciplukan (Physalis angulata) yaitu F1 (48% : 12%), F2 (36% : 24%), F3 (24% : 36%), dan F4 (12% : 48%). Perbedaan tekstur dan aktivitas antioksidan antar formulasi dianalisis menggunakan Uji ANOVA dan dilanjutkan dengan Uji Tukey HSD (Honestly Significant Different)


Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata pada tekstur, tetapi tidak terdapat perbedaan yang nyata pada aktivitas antioksidan setiap formulasi jelly drink. Semakin tinggi penambahan buah ciplukan (Physalis angulata) maka tekstur jelly drink akan semakin keras dan aktivitas antioksidannya semakin lemah.


Kesimpulan: Formulasi minuman jelly ini belum dapat dikatakan sebagai pangan sumber antioksidan karena aktivitas antioksidannya tergolong sangat lemah. Tetapi minuman ini mungkin memiliki keunggulan pada zat gizi lainnya jika dilakukan pengujian laboratorium zat gizi lainnya juga. 


ABSTRACT


Background: Jelly drinks are sugar-sweetened beverages that are commonly consumed by adolescents and are considered unhealthy. However, it can be developed into a healthier drink by adding natural antioxidant sources such as watermelon flesh, albedo, and ciplukan (Physalis angulata) (Physalis angulata) fruit. In addition to antioxidant content, the characteristic jelly texture plays an important role in determining product quality and consumer acceptance.


Objectives: The research's purpose was to determine the texture and antioxidant activity (IC50) of the watermelon jelly drinks with the addition of watermelon albedo and ciplukan (Physalis angulata) fruit.


Methods: The research used an experimental method with a CRD (Completely Randomized Design) and 4 levels of treatment. The treatments in this study were based on the variation in the addition of watermelon albedo juice and ciplukan (Physalis angulata) juice (F1 48:12, F2 36:24, F3 24:36, and F4 12:48). Differences in texture and antioxidant activity between formulations were analyzed using the ANOVA test and continued with the Tukey HSD test.


Results: The results showed that there were significant differences in texture but no significant differences in antioxidant activity among the jelly drink formulations. Increasing the proportion of ciplukan (Physalis angulata) fruit resulted in a firmer jelly drink texture and weaker antioxidant activity.


Conclusions: The formulated jelly drink could not be classified as an antioxidant source due to its very weak antioxidant activity. However, it may provide other nutritional benefits that require further laboratory analysis.

References

1. Fakriah, Kurniasih E, Adriana, Rusydi. Sosialisasi Bahaya Radikal Bebas Dan Fungsi Antioksidan Alami Bagi Kesehatan. J Vokasi. 2019;3(1):1. https://doi.org/10.30811/vokasi.v3il.960
2. Mandal M, Sarkar M, Khan A, Biswas M, Masi A, Rakwal R, et al. Reactive Oxygen Species (ROS) and Reactive Nitrogen Species (RNS) in plants– maintenance of structural individuality and functional blend. Adv Redox Res. 2022;5:100039. https://doi.org/10.1016/j.arres.2022.100039
3. Phaniendra A, Jestadi DB, Periyasamy L. Free Radicals: Properties, Sources, Targets, and Their Implication in Various Diseases. Indian J Clin Biochem. 2015;30(1):11–26. https://doi.org/10.1007/s12291-014-0446-0
4. Yuslianti ER. Pengantar Radikal Bebas dan Antioksidan. 1st ed. Yogyakarta: Deepublish; 2018. 1–9 p.
5. Otlu O, Karabulut AB. Oxidative stress and antioxidants in health and disease. 2023;47(1):1–11. https://doi.org/10.1515/labmed-2022-0108
6. Cahyaningrum, Yuliari, Putra, Suta. Antioxidant activity of loloh Malaka fruit ( Phyllanthus emblica L .) in Ayurveda Medication : How it supports environmental conservation Antioxidant activity of loloh Malaka fruit ( Phyllanthus emblica L .) in Ayurveda Medication : How it supports enviro. J Phys. 2020;1469:1–8. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1469/1/012115
7. Kementerian Kesehatan RI. Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2018.
8. Khadijah K. Analisis Kandungan Proksimat, Antioksidan dan Toksisitas Ekstrak Daun Samama (Anthocephalus Macrophylus) dengan Penambahan Fui Pala (Myristica fragrant Houtt) Sebagai Minuman Fungsional. Techno J Penelit. 2019;8(2):287. http://dx.doi.org/10.33387/tk.v8i2.1320
9. Bastomi A. Kalori Okky Jelly Drink Stroberi, Nilai Gizi & Komposisi Nya. Enutrisi.com. 2022. https://enutrisi.com/kalori-okky-jelly-drink-stroberi/
10. Malik VS, Hu FB. Sugar-Sweetened Beverages and Cardiometabolic Health: An Update of the Evidence. Nutrients. 2019 Aug;11(8). https://doi.org/10.3390/nu11081840
11. Qoirinasari Q, Simanjuntak BY, Kusdalinah K. Berkontribusikah konsumsi minuman manis terhadap berat badan berlebih pada remaja? AcTion Aceh Nutr J. 2018;3(2):88. https://doi.org/10.30867/action.v3i2.86
12. Inonu MIP, Novidahlia N, Fitrillia T. Karakteristik Fisikokimia dan Sensori Jelly Drink Sari Buah Mangga (Magnifera indica) dengan Penambahan Sari Buah buni (Antidesma bunius) dan Karagenan. J Agroindustri Halal. 2021;7(1):043–54. https://doi.org/10.30997/jah.v7i1.4097
13. Helmi HR, Yulianti E, Malihah E, Elhapidi NZ, Dewi MA, Ferdinal F. Kapasitas Antioksidan dan Toksisitas Aicaberry (Euterpe oleracea), Ciplukan (Physalis angulata) dan Kurma Ajwa (Phoenix dactylifera). J Muara Sains, Teknologi Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. 2021;5(2):361–70. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v8i1.826
14. Mariani S, Rahman N, Supriadi S. Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Buah Semangka (Citrullus lanatus). J Akad Kim. 2018;7(3):107. https://doi.org/10.22487/j24775185.2018.v7.i3.11905
15. Silalahi M. Physialis peruviana : Bahan Pangan dan Bioaktivitasnya. Bioma 2018;14(2):70–8. https://doi.org/10.21009/Bioma14(2).3
16. Maria M, Anshori MY. Pengaruh Kualitas Produk Dan Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Konsumen King Cake. J Manaj Teor dan Ter J Theory Appl Manag. 2016;6(1):50–1. https://doi.org/10.20473/jmtt.v6i1.2654
17. Vania J, Utomo AR, Trisnawati CY. Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Karagenan Terhadap Karakteristik Fisikokimia dan Organoleptik Jelly Drink Pepaya. J Teknol Pangan dan Gizi. 2017;16(1):8–13. https://doi.org/10.33508/jtpg.v16i1.1385
18. Ellis AL, Mills TB, Norton IT, Norton-Welch AB. The effect of sugars on agar fluid gels and the stabilisation of their foams. Food Hydrocoll. 2019;87:371–81. https://doi.org/10.1016/j.foodhyd.2018.08.027
19. Liu Y-X, Cao M-J, Liu G-M. 17 - Texture analyzers for food quality evaluation. In: Zhong J, Wang X, editors. Evaluation Technologies for Food Quality. Woodhead Publishing; 2019. p. 441–63. (Woodhead Publishing Series in Food Science, Technology and Nutrition). https://doi.org/10.1016/B978-0-12-814217-2.00017-2
20. Ibroham MH, Jamilatun S, Kumalasari ID. A Review: Potensi Tumbuhan-Tumbuhan Di Indonesia Sebagai Antioksidan Alami. J UMJ. 2022;1–13. http://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaslit%0AE-ISSN:2745-6080
21. Desak N, Rista G, Wijaya IN, Suada IK, Phabiola TA, Karya IWE. Identification and Antioxidant Activity Test of Strawberry Ethanol Extract Rosalinda and Osogrande ( Fragaria x Ananassa ) Varieties. 2023;11(1):37–46. https://doi.org/10.24843/IJBB.2023.v11.i01.p06
22. Nurani F. Penambahan Pektin, Gula, dan Asam Sitrat dalam Pembuatan Selai dan Marmalade Buah-Buahan. J Food Technol Agroindustry. 2020;2:27–32. https://doi.org/10.24929/jfta.v2i1.924
23. Jariyah, Rosida, Nisa DC. Karakteristik Marshmallow dari Perlakuan Proporsi Ciplukan (Physalis Peruviana L) dan Jeruk Manis (Citrus Sinensis) serta Penambahan Gelatin. Jurnal Teknologi Pangan. 2019;13(1):28–38. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:202017617
24. Nuh M, Barus WBJ, Yulanda MF, Pane MR. Studi Pembuatatan Permen Jelly dari Sari Buah Nangka. Wahana Inov. 2020;9(1):193–8. https://core.ac.uk/outputs/329070670/
25. Ishartani D, Mustika Sari A, Arifani R, Kawiji. Partial Characterization of Watermelon Albedo Pectin Extracted Using Citric Acid Combined with Microwave Assisted Extraction. IOP Conf Ser Earth Environ Sci. 2020;518(1):1–5. https://doi.org/10.1088/1755-1315/518/1/012060%0A[11]
26. Syalom RN, Mulyani S, Legowo AM. Pengaruh Konsentrasi Mesokarp Semangka Terhadap Karakteristik Fisikokimia dan Mikrobiologi Water Kefir Semangka Kuning (Citrullus lanatus (Thunb.)). J Ilmu dan Teknol Pangan. 2021;6(2):719–28. http://www.profood.unram.ac.id/index.php/profood
27. Wati AF, Ina PT, Sughita IM. Aplikasi perbandingan sari buah duwet (Syzygium cumini) dan Air dalam Pembuatan Jelly Drink. Media Ilm Teknol Pangan. 2018;5(2):104–11.
28. Olszowy-Tomczyk M. Synergistic, antagonistic and additive antioxidant effects in the binary mixtures. Phytochem Rev. 2020;19(1):63–103. https://doi.org/10.1007/s11101-019-09658-4
29. Mitra S, Rauf A, Tareq AM, Jahan S, Emran T Bin, Shahriar TG, et al. Potential Health Benefits of Carotenoid Lutein: An Updated Review. Food Chem Toxicol. 2021;154:112328. https://doi.org/10.1016/j.fct.2021.112328
30. Wang W, Wang X, Zhu Q, Zhou Q, Wang Y, Liao C, et al. Occurrence of synthetic phenolic antioxidants in foodstuffs from ten provinces in China and its implications for human dietary exposure. Food Chem Toxicol. 2022;165(March):113134. https://doi.org/10.1016/j.fct.2022.113134

Authors

Sashi Kirana Zahrani
Indah Yuliana
indah_yuliana@fkm.unsri.ac.id (Primary Contact)
Windi Indah Fajar Ningsih
Ira Dewi Ramadhani

Article Details