The effect of eating behavior on the nutritional status of toddlers

Sitti Khadijah, Dheska Arthyka Palifiana, Kuntari Astriana, Cicilia Amalinda

Abstract


ABSTRAK

Latar Belakang: Masa anak adalah masa pertumbuhan dan perkembangan yang pesat, untuk itu kebutuhan akan zat gizi yang tinggi harus terpenuhi. Perilaku makan pada anak berperan penting terhadap status gizi. Perilaku makan yang tidak sesuai akan menyebabkan asupan gizi berlebih atau sebaliknya kekurangan.

Tujuan: Mengetahui pengaruh perilaku makan terhadap status gizi balita di Posyandu Mahoni 02 Kelurahan Gedongkiwo Kota Yogyakarta.

Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan analitik observasional, desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 33 responden. Analisis data dilakukan secara kuantitatif menggunakan uji analisis Regresi.

Hasil: Berdasarkan status gizi, didapatkan status gizi kurang 6 anak (18,2%), status gizi baik 26 anak (78,8%) dan status gizi lebih 1 anak (3%).Perilaku makan yang mengeluarkan kembali makanan yang telah masuk mulut sebanyak 7 anak (21,2%). Perilaku menahan makanan di dalam mulut/tidak dikunyah dan di telan dalam jangka waktu lama sebanyak 7 anak (21,2%). Perilaku menolak makan dengan menutup mulut ataupun menepis makanan sebanyak 11 anak (33,3%). Hasil analisis perilaku mengeluarkan makanan terhadap status gizi didapatkan sig 0,000 < 0,05. Hasil analisis perilaku menolak makanan terhadap status gizi didapatkan sig 0,040 < 0,05. Hasil analisis perilaku menahan makanan di dalam mulut terhadap status gizi didapatkan 0,941 > 0,05. Secara simultan perilaku makan anak terhadap status gizi anak didapatkan sig 0,000 < 0,05.

Kesimpulan: Terdapat pengaruh perilaku makan dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Mantrijeron Kota Yogyakarta.

KATA KUNCI: anak; perilaku makan; status gizi.

 

ABSTRACT

Background:  Childhood is a period of rapid growth and development. Therefore, the need for high nutrients must be met. Eating behavior in children plays an important role in their nutritional status. Inappropriate eating behavior will lead to an excess nutrient intake or, conversely, a lack of nutrition.

Objectives:  To determine the effect of the eating status of toddlers at Posyandu Mahoni 02 Gedongkiwo, Yogyakarta.

Methods:  This type of research is quantitative with an observational analytic design and uses a cross-sectional research design. Samples in this study were 33 respondents. Quantitative data analysis using regression analysis test.

Results: Based on the nutritional status, 6 children have undernutrition (18.2%), 26 children have good nutritional status (78.8%), and 1 child has overnutrition (3%). Furthermore, the behavior of removing food from the mouth was found in 7 children (21.2%). The behavior of holding food in the mouth was found in 7 children (21.2%). The behavior of refusing to eat by closing the mouth was found in 11 children (33.3%). The results of the analysis of the behavior of removing food on nutritional status indicated a sig value of 0.000 (< 0.05). Besides, the results of the analysis of the behavior of refusing food from nutritional status indicated a sig value of 0.040 (< 0.05). In addition, the results of the analysis of the behavior of holding food in the mouth on nutritional status indicated a sig value of 0.941 (> 0.05). Simultaneously, the results of the analysis of the eating behavior on the nutritional status of children indicated a sig value of 0.000 (< 0.05).

Conclusions: Eating behavior influences the nutritional status of toddlers

KEYWORDS: eating behavior; nutritional status; toddlers


Keywords


anak; perilaku makan; status gizi; eating behavior; nutritional status; toddlers

References


Prevention C for DC and. Measuring children’s height and weight accurately at home. 2011.

Depkes RI. Kebutuhan Gizi Balita. Dirjen PPM &PLP. 2012;

Herawati HD, Gamayanti IL, Tsani AFA, Gunawan IMA. Perilaku makan berlebih dan hubungannya dengan kegemukan pada anak prasekolah. J Gizi dan Diet Indones (Indonesian J Nutr Diet. 2017;4(3):161–9.

Soetjiningsih & Ranuh ING. Tumbuh Kembang Anak Edisi 2. Jakarta Buku Kedokt EGC. 2016;

Demir D, Bektas M. The effect of children's eating behaviors and parental feeding style on childhood obesity. Eat Behav. 2017;26:137–42.

Proverawati A, Asfuah S. Buku ajar gizi untuk kebidanan. 2009;

Indriyani RA. Hubungan Pola Asuh Makan dengan Status Gizi Usia Anak Sekolah Di Sdn Teluk Pucung Vi Bekasi. JKKP (Jurnal Kesejaht Kel Dan Pendidikan). 2015;2(2):77–83.

Sulistyoningsih H. Gizi untuk kesehatan ibu dan anak. 2011;

Passos DR dos, Gigante DP, Maciel FV, Matijasevich A. Children’s eating behavior: comparison between normal and overweight children from a school in Pelotas, Rio Grande do Sul, Brazil. Rev Paul Pediatr. 2015;33:42–9.

Nggarang BN, Bodus OJ. Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perilaku Sulit Makan Anak Usia Prasekolah Di Taman Kanak-Kanak Arengkoe Pagal. Wawasan Kesehat. 2019;4(1):15–22.

Karaki KB, Kundre R, Karundeng M. Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Perilaku Sulit Makan pada Anak Usia Prasekolah (3-5 Tahun) di Taman Kanak-Kanak Desa Palelon Kec. Modoinding Minahasa Selatan. J Keperawatan. 2016;4(1).




DOI: http://dx.doi.org/10.21927/ijnd.2022.10(3).%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics (IJND) indexed by:

  


Lisensi Creative Commons View My Stats