Fera Tjahjani (1), Angelica Gloria Tunarsono (2), Widanirni Pudjiastuti (3)
ABSTRACT
The Law of the Republic of Indonesia No. 3 of 2020 and Government Regulation No. 96 of 2021 regulate corporate governance and the implementation of corporate social responsibility (CSR) for companies operating in the mining, mineral, and coal sectors in Indonesia. This study aims to explore the function of corporate governance as a mediating variable in the relationship between CSR disclosure and profit management. The research sample consists of 18 companies operating in the mining, minerals, and coal sectors listed on the Indonesia Stock Exchange from 2021 to 2023. The research employed a quantitative method using the Partial Least Squares (PLS) approach, with statistical testing conducted using the SmartPLS 4 program. The results of the study indicate that: CSR disclosure has a negative impact on profit management and corporate governance, while corporate governance has a negative impact on profit management. As a mediating variable, corporate governance shows that CSR disclosure has a negative impact on profit management.
ABSTRAK
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 dan Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2021 mengatur tata kelola perusahaan dan implementasi tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk perusahaan yang beroperasi di sektor pertambangan, mineral, dan batubara di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fungsi tata kelola perusahaan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara pengungkapan CSR dan manajemen laba. Sampel penelitian terdiri dari 18 perusahaan yang beroperasi di sektor pertambangan, mineral, dan batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2021 hingga 2023. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS), dengan pengujian statistik dilakukan menggunakan program SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pengungkapan CSR memiliki dampak negatif terhadap manajemen laba dan tata kelola perusahaan, sedangkan tata kelola perusahaan memiliki dampak negatif terhadap manajemen laba. Sebagai variabel mediasi, tata kelola perusahaan menunjukkan bahwa pengungkapan CSR memiliki dampak negatif terhadap manajemen laba.