Login

Pengaruh Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (Studi Kasus : Pemerintah Kabupaten Sleman Periode 2020-2024)

Vol. 7 No. 1 (2026):

Tessa Ameta (1), Fahrul Imam Santoso (2)

(1) Fakultas Ekonomi dan Sosial, Universitas Amikom Yogyakarta, Jalan Padjajaran, Ring Road Utara, Sleman, Yogyakarta 55283, Indonesia, Indonesia
(2) Fakultas Ekonomi dan Sosial, Universitas Amikom Yogyakarta, Jalan Padjajaran, Ring Road Utara, Sleman, Yogyakarta 55283, Indonesia, Indonesia
Fulltext View | Download

Abstract:

ABSTRACT


This study aims to analyze the effect of hotel tax, restaurant tax, entertainment tax, and regional retributions on Local Own-Source Revenue (PAD), both partially and simultaneously. The research employs a quantitative approach using a case study of the Sleman Regency Government for the period 2020–2024. The data used are secondary data obtained from budget realization reports and official regional government publications. Data analysis techniques include descriptive statistics, classical assumption tests, multiple linear regression, and hypothesis testing through t-tests, F-tests, and the coefficient of determination. The results show that partially, hotel tax and regional retributions have a positive and significant effect on PAD. This indicates that the tourism sector and public service charges contribute substantially to enhancing regional fiscal independence. In contrast, restaurant tax and entertainment tax do not have a significant effect, suggesting that their revenue potential has not been optimally managed. Simultaneously, all independent variables significantly affect PAD, with a coefficient of determination of 37.9%, meaning that the model explains 37.9% of the variation in PAD, while the remaining percentage is influenced by other factors outside the model. These findings highlight the importance of optimizing hotel tax and regional retribution management and the need to evaluate restaurant and entertainment tax policies to increase their contribution to Sleman Regency’s PAD.


 


ABSTRAK


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, dan retribusi daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi kasus pada Pemerintah Kabupaten Sleman periode 2020–2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan realisasi anggaran dan publikasi resmi pemerintah daerah. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, serta pengujian hipotesis melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pajak hotel dan retribusi daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD. Hal ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata dan pelayanan publik memiliki kontribusi nyata dalam meningkatkan kemandirian fiskal daerah. Sebaliknya, pajak restoran dan pajak hiburan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan, yang mengindikasikan adanya potensi yang belum optimal dalam pengelolaannya. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap PAD dengan nilai koefisien determinasi sebesar 37,9%, yang berarti model penelitian mampu menjelaskan variasi PAD sebesar 37,9%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi pengelolaan pajak hotel dan retribusi daerah serta perlunya evaluasi kebijakan pemungutan pajak restoran dan hiburan guna meningkatkan kontribusinya terhadap PAD Kabupaten Sleman.