Analysis of health promotion in preventing chronic energy deficiency (CED) among pregnant women in coastal and mountainous areas
Abstract
Background: Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women is a significant public health problem, especially in coastal and mountainous areas. CED is associated with insufficient energy intake and related to social, economic, cultural, and behavioral factors. Low educational attainment, traditional belief about food taboos, and limited geographic access are major obstacles to improving nutrition for pregnant women.
Objectives: to analyze health promotion eforts to prevent CED in pregnant women.
Methods: qualitative research design with a phenomenological approach. The research was conducted in the hall of the Kebumen District Health Office on May 26, 2025. The total number of participants was 10 people, consisting of 2 people from the Kebumen District Health Office, 6 community health center coordinator midwives (3 from the coastal/beach area and 3 from the mountainous area) and 2 village midwives (1 from the coastal area and 1 from the mountainous area). Inclusion criteria were current involvement in maternal health-promotion or CED-prevention activities, at least six months of relevant service experience, and willingness to provide informed consent. Individuals were excluded if they declined participation, could not be interviewed during the data-collection period, or did not have direct experience with the program. Informants were selected purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, Focus Group Discussions (FGD), and documentation of health promotion programs.
Results: The results identified five main themes: (1) Strengthening Health Education and Counseling for Pregnant Women; (2) Implementation of Nutrition Programs and Cross-Sector Collaboration; (3) Intensive Assistance Through Cadres and Family Support Teams (TPK); (4) Establishment of Special High-Risk Pregnant Women's Classes; (5) Strengthening Pregnancy Examination (ANC Terpadu) for Early Detection.
Conclusions: Integrated and sustainable health promotion eforts involving education, nutritional interventions, mentoring, and cross-sector collaboration have proven efective in preventing CED and supporting optimal maternal and fetal health
References
2. Pertiwi MI, Permatasari MA, Rodliya AF. Chronic energy deficiency status in pregnant women as a risk of low birth weight. Riset Informasi Kesehatan. 2025 Jan 31;14(1):116.
3. Laise SM, Zamli. Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Kekurangan Energi Kronik (KEK) melalui Penyuluhan Kesehatan di Desa Kota Baru, Kabupaten Banggai. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa. 2025;3.
4. Aini N, Pravitasari IR. Pendampingan Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronik (Kek) Di Desa Sumberwringin, Kecamatan Sukowono. Majalah Ilmiah “PELITA ILMU.†2023 Dec;6(2).
5. Oktapianti R, Triyanti D. Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Kekurangan Energi Kronik Saat Hamil Melalui Penyuluhan Kesehatan Di Puskesmas Pembina Palembang Increasing Knowledge of Pregnant Women About Chronic Energy Deficiency During Pregnanvy Through Health Education at Puskesmas Pembina Palembang. 2023 Jul;1(2):11–4.
6. Rahmawati E, Hariyani F, Noviasari D. Pemenuhan Gizi Ibu Hamil KEK melalui Program Pendampingan Ibu Hamil di Kelurahan Graha Indah Balikpapan. Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2023 Sep 30;4(3).
7. Harismayanti, Syukur SB. Analysis of Chronic Energy Deficiency in Pregnant Women in the Working Area of Puskesmas Telaga Biru. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia. 2021 May;4(2).
8. Handayani L, Nurhesti A, Wijaya CS, Maelan R, Jamko M. Pengaruh Penyuluhan Kelas Ibu Hamil Terhadap Tingkat Pengetahuan Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Seyegan Yogyakarta. Jurnal Ilmiah Kesehatan. 2020 Sep; XIII(II).
9. Juwariah T, Santoso E, Wahyuningsih D, Jaroh A. Improving Maternal Health Through Pregnant Women’s Nutrition Education in Pregnancy Women’s Classes. Journal of Community Service for Health. 2024 Nov 18;5(1):023–8.
10. Nuurjannah FA, Naluk TE, Farahkeyllah DE, Sulati. Effectiveness Of Pregnancy Classes on Mothers Knowledge About Maternal and Child Health. Jurnal Kebidanan Malahayati [Internet]. 2024 Aug;10(8):787–92.
11. Azhar K, Dharmayanti I, Tjandrarini DH, Hidayangsih PS. The influence of pregnancy classes on the use of maternal health services in Indonesia. BMC Public Health. 2020 Mar 20;20(1).
12. Amalia R, Fathony Z, Ulfa SM. Efektivitas Pemberian Pendamping Makanan Tambahan (Pmt) Terhadap Status Gizi Ibu Hamil Dengan Kek di Indonesia (Scoping Review). Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan. 2023;14(2):66–73.
13. Jayadi YI, Adha AS, Tahar TNL. Evaluasi Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada Ibu Hamil dalam Mencegah Stunting di Puskesmas Pattalassang pada Covid-19. Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan. 2024 Jun 9;8(1):101–12.
14. Mulyanti, Sugiharno RT, Bura J. Pemberdayaan Pangan Lokal Sebagai PMT Ibu Hamil dalam Upaya Pencegahan Stunting di Daerah Endemik Malaria. Jurnal Abmas Negeri (JAGRI). 2023 Dec 12;4(2):146–52.
15. Ratmawati LA, Subekti R. Evaluasi Program Pmt Bagi Ibu Hamil dan Balita Dalam Pencegahan Stunting. Jurnal Sains Kebidanan [Internet]. 2025 Nov;7(2):28–39.
16. Harna, Asmirajanti M, Rahmawati. Peningkatan Keterampilan Kader melalui Pendampingan Deteksi Dini dan Edukasi Gizi untuk Kesehatan Ibu Hamil di Desa Kabasiran, Kabupaten Bogor. Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia. 2025 May 20;4(1):90–6.
17. Siregar NSA, Sari WA, Adawiyah R Al, Mukodri DML. Pendampingan Kader Posyandu dalam Pemenuhan Gizi Ibu Hamil dan Pencegahan Stunting pada Balita. SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia. 2025 May 27;4(2):54–64.
18. Heni P, Norhapifah H, Apriliani H, Natalia S. Pendampingan Ibu Hamil Melalui Kader Untuk Mempersiapkan Persalinan Aman di Masa Pandemi Covid 19 Dengan Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). 2025 Jan.
19. Hayuningrat SP. Review Artikel : Peran Pendampingan Ibu Hamil Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Kesehatan Ibu Dan Anak. Jurnal Kesehatan Tambusai. 2024 Jun;5(2).
20. Adriyani R, Lubis M, Niswatullaela, Sustiyani E. Upaya Pencegahan Resiko Tinggi pada Kehamilan Dengan Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil di Desa Prai Meke Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pengadang. SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 2025 Mar 5;3(2):221–6.
21. Novitasari V. Program Kelas Ibu Hamil Risiko Tinggi. Higeia Journal of Public Health Research and Development [Internet]. 2020.
22. Delima M, Andriani Y, Elyta E. Edukasi Ibu Hamil Melalui Metode Fgd Terhadap Pengetahuan Gizi Ibu Hamil. Jurnal Kesehatan Tambusai. 2023;4(2).
23. Handayani N, Munjidah A, Abidah SN, Kencana JP, Zannah M. Prenatal Class Sebagai Upaya untuk Meningkatkan Self Efficacy Ibu Hamil [Internet]. 2024 Mar.
24. Khoeroh H, Hafsah. Implementasi antenatal care terpadu sebagai upaya deteksi dini anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Buaran. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal. 2023 Jun 1;14(1):127–32.
25. Hardy SKM, Yetti H, Basyir V, Semiarty R, Afdal, Rahmatini. Analisis Kualitas Pelayanan Antenatal Care Terpadu Pada Ibu Hamil di Puskesmas Ambacang Kecamatan Kuranji Kota Padang Tahun 2024. Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat. 2024 Jun 10;5(2):121.
26. Fansiska T, Imamah IN, Utami DRRB. Hubungan Riwayat Kunjungan Antenatal Care (Anc) Dengan Angka Kejadian Stunting di Desa Pare Kecamatan Mondokan Sragen. Vol. 5. 2025 Oct.
27. Sari I, Anggrayani M, Fradela FA. Pentingnya Antenatal Care Ibu Hamil sebagai Upaya Pencegahan Komplikasi Kehamilan dan Kejadian Stunting pada Bayi. Vol. 7, Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Fakultas Ilmu Kesehatan. 2025.