Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Beban Pajak Tangguhan, Pertumbuhan Penjualan, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Penghindaran Pajak (Studi Kasus Pada Perusahaan Properti dan Real Estate yang Terdaftar di BEI Periode 2021-2024)
Abstract
ABSTRACT
This study aims to analyze the effects of profitability, leverage, deffered tax expense, sales growth, and firm size on tax avoidance. This study employs a quantitative approach using secondary data in the form of financial statements and annual reports obtained from the website www.idx.go.id and the respective websites of property and real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2021-2024. The research design employs an associative or causal-associative design. The sample was selected using purposive sampling, with 9 companies meeting the criteria, yielding a total of 36 data points. The data were analyzed using SPSS 25, involving three testing stages descriptive statistical analysis, classical assumption tests, and hypothesis testing, along with multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that the leverage variable influences tax avoidance, whereas profitability, defferef tax expense, sales growth, and firm size do not influence tax avoidance. Simultaneously, all independent variables influence tax avoidance, with a coefficient of determination of 0,31 indicating that the variables of profitability, leverage, deffered tax expense, sales growth, and firm size account for 31% of variation in tax avoidance. The conclusion of this study confirms that firms with high debt are more likely to engage in tax avoidance.
ABSTRAK
Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, leverage, beban pajak tangguhan, pertumbuhan penjualan, dan ukuran perusahaan terhadap penghindaran pajak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dan annual report yang diperoleh melalui website www.idx.go.id dan website masing-masing perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021-2024. Desain penelitian menggunakan desain asosiatif atau asosiatif kausal. Pengambilan sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling, dengan jumlah sampel yang memenuhi kriteria sebanyak 9 perusahaaan, dan diperoleh data sebanyak 36. Data penelitian diolah menggunakan SPSS 25, dan dilakukan tiga pengujian yaitu uji statistik deskripstif, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis, serta menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel leverage berpengaruh terhadap penghindaran pajak, sedangkan profitabilitas, beban pajak tangguhan, pertumbuhan penjualan, dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Secara simultan, semua variabel berpengaruh terhadap penghindaran pajak, dengan koefisien determinasi sebesar 0,31 yang menunjukkan bahwa variabel profitabilitas, leverage, beban pajak tangguhan, pertumbuhan penjualan, dan ukuran perusahaan mampu mempengaruhi penghindaran pajak sebesar 31%. Simpulan pada penelitian ini menegaskan bahwa perusahaan dengan utang yang tinggi lebih cenderung untuk melakukan penghindaran pajak.