Pemetaan Faktor Penyebab Rendahnya Penggunaan Metode Penelitian Kuantitatif dalam Skripsi Mahasiswa PGSD Universitas Khairun: Perspektif Mahasiswa dan Dosen

Authors

  • Rosida Marasabessy Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Khairun, Indonesia, Jalan Bandara Babullah, Ternate, Maluku Utara, Indoneisa
  • Ummi Salamah Tianotak Department of Literacy, Culture and Languange Education, Indiana University, Amerika Serikat
  • Ridwan Jusuf Department of Teaching English to Speakers of Other Languanges, Boston University, Amerika Serikat
  • Herawati Teapon Boston University, Indiana Salamah Tianotak
  • Ikhwanus Safa Monash University, Australia
  • Gintang Mahadijun La Oni Texas A&M University, Amerika Serikat
  • Sharon Claudia Rambu Podu Diah Univesity of Sydney, Australia

DOI:

https://doi.org/10.21927/ijeeti.2026.5(2).92-105

Abstract

Penelitian kuantitatif memiliki peran strategis dalam pengembangan ilmu berbasis data empiris, namun penggunaannya dalam skripsi mahasiswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan faktor-faktor penyebab rendahnya penggunaan metode penelitian kuantitatif dalam skripsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Khairun serta merumuskan strategi penguatan berdasarkan perspektif mahasiswa dan dosen. Penelitian ini menggunakan desain survei dengan pendekatan kualitatif melalui angket sebagai instrumen utama. Angket disebarkan kepada 78 mahasiswa tingkat akhir dan 10 dosen, yang terdiri atas pernyataan tertutup dan terbuka serta telah melalui validasi ahli. Data dianalisis secara tematik-kualitatif melalui proses kategorisasi dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan empat klaster utama penyebab, yaitu faktor konseptual, teknis, psikologis, dan kultural. Mahasiswa mengalami keterbatasan penguasaan statistik, metodologi penelitian kuantitatif, serta perangkat lunak analisis data yang berdampak pada rendahnya kepercayaan diri dan tingginya kecemasan statistik. Dari perspektif dosen, permasalahan tersebut diperkuat oleh lemahnya penguasaan dasar keilmuan, keterbatasan dukungan akademik, serta budaya akademik yang cenderung mengarahkan mahasiswa pada pendekatan kualitatif. Penelitian ini menghasilkan model konseptual empat klaster faktor sebagai kontribusi ilmiah utama. Rekomendasi yang diajukan meliputi penguatan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran dan pembimbingan metodologi, penyediaan pelatihan analisis data, serta pengembangan budaya akademik yang mendukung penelitian kuantitatif secara berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-05-28