Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa Oleifera) sebagai Puding untuk Mencegah Terjadinya Stunting Dusun Bendo
DOI:
https://doi.org/10.21927/jbd.2025.4(1).44-51Kata Kunci:
Stunting, Dusun Bendo, Daun Kelor, Daun Pandan.Abstrak
Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, termasuk tanaman herbal seperti daun kelor (Moringa oleifera L.) yang dikenal kaya akan nutrisi dan senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, alkaloid, serta vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan dan antiinflamasi. Pemanfaatan daun kelor sebagai bahan pangan lokal dinilai potensial dalam mendukung upaya pencegahan stunting, terutama pada kelompok rentan seperti ibu hamil, menyusui, dan balita. Kegiatan sosialisasi dan demonstrasi ini dilaksanakan oleh Mahasiswa KKNT Universitas Alma Ata pada tanggal 13 Februari 2025 di Dusun Bendo, Trimurti, Srandakan, Bantul-Yogyakarta, dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat daun kelor serta mengenalkan inovasi olahan berupa puding daun kelor sebagai alternatif makanan tambahan bergizi. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan edukatif menggunakan media visual dan praktik langsung pembuatan puding secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85% peserta menyatakan puas dan berminat untuk mengolah puding daun kelor di rumah, serta terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman mengenai kandungan dan manfaat daun kelor. Antusiasme peserta juga terlihat tinggi selama sesi praktik dan diskusi. Kegiatan ini berhasil membangun kesadaran gizi masyarakat dan memberdayakan ibu-ibu sebagai agen perubahan dalam pencegahan stunting melalui pemanfaatan pangan lokal. Dengan demikian, sosialisasi ini memberikan kontribusi nyata dalam upaya peningkatan status gizi dan kesehatan masyarakat di Dusun Bendo.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.