Gyoza Ikan Bandeng Sebagai Inovasi Pangan Lokal Desa Juwiring Untuk Penurunan Angka Stunting
DOI:
https://doi.org/10.21927/jbd.2023.2(2).104-110Abstrak
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh kembang balita yang ditandai dengan tubuh lebih pendek dari anak seusianya sehingga berpengaruh pada kecerdasan otak. Prevalensi balita yang mengalami stunting di Indonesia sebanyak 21,6% pada tahun 2022 dan telah ditetapkan target prevalensi stunting sebesar 14% pada tahun 2024, sehingga diperlukan upaya penanggulangan balita stunting dengan cara memberikan edukasi kepada masyarakat dalam rangka peningkatan pengetahuan dan kesadaran akan pencegahan stunting serta melakukan pelatihan pengolahan produk pangan sehat berbasis potensi pangan lokal. Pelaksanaan program ini didasarkan pada hasil kegiatan familiarisasi dan assessment yang dilakukan dengan menggunakan teknik Participatory Rural Appraisal (PRA) bersama masyarakat setempat. Peningkatan pemahaman dapat dilihat dari antusias masyarakat desa yang berperan aktif dan antusias dalam proses diskusi, serta dilihat dari masyarakat yang berhasil mempraktikkan pelatihan sesuai dengan materi yang telah disampaikan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.