Effect of modification of nutrition counseling by using diet message sticker on food waste of inpatients

Pramesti Retno Hapsari, Retno Pangastuti, Fery Lusviana Widiany

Abstract


ABSTRAK

Latar belakang: Asuhan gizi rumah sakit diberikan kepada pasien berdasarkan hasil asesmen, termasuk kondisi klinis. Salah satu faktor yang mendukung kepatuhan diet pasien di rumah sakit adalah edukasi gizi. Stiker pesan diet dapat digunakan sebagai alat bantu untuk pemberian edukasi terhadap pasien.

Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh pemberian stiker pesan diet terhadap sisa makanan pasien rawat inap.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain perbandingan kelompok statis. Sebanyak 220 responden diambil secara acak, dibagi menjadi kelompok kontrol (tanpa stiker diet) dan kelompok intervensi (diberi diet stiker). Stiker pesan diet diberikan kepada kelompok intervensi selama 1 hari dalam siklus menu ke-8. Stiker pesan diet ditempelkan di plato dan materinya disesuaikan dengan diet yang diberikan oleh ahli gizi rumah sakit. Sisa makanan diketahui menggunakan metode Visual Comstock berskala 6 poin. Data dianalisis univariat dan bivariat menggunakan uji-T independen.

Hasil: Rata-rata sisa makanan pada kelompok intervensi berdasarkan masing-masing komponen makanan adalah 28,62 ± 28,62% pada buah, 23,24 ± 23,24% pada sayuran, 22,38 ± 20,87% pada makanan pokok, 22,30 ± 22,69% pada lauk nabati, dan 20,75 ± 22,38% pada lauk hewani. Sedangkan rata-rata sisa makanan pada kelompok kontrol adalah 44,89 ± 44,89% pada buah, 33,32 ± 33,32% pada sayuran, 39,83 ± 29,33% pada makanan pokok, 31,67 ± 31,67% pada lauk nabati, dan 36,20 ± 31,76% pada lauk hewani. Hasil uji-T independen untuk menganalisis pengaruh pemberian stiker diet terhadap sisa makanan menunjukkan nilai p=0,000 (p<0,05) untuk semua kelompok komponen makanan. Kesimpulan: Modifikasi konseling gizi dengan menggunakan stiker pesan diet berpengaruh terhadap sisa makanan pasien rawat inap.

 

KATA KUNCI: intervensi gizi, metode visual Comstock, pasien rawat inap, sisa makanan, stiker pesan diet

 

 

ABSTRACT

Background: Nutrition care in hospital was provided to the patient based on nutritional assessment result, including clinical state. One of the factors supporting the dietary compliance of inpatients is a nutritional education. Diet message sticker could be used as a tool to educate patients.

Objective: To analyze the effect of diet message sticker on food waste of inpatients. Methods: This was an experimental study with static group comparison design. As many as 220 respondents were randomly divided into control group (without diet sticker) and intervention group (given sticker diet). Diet message stickers were given to the intervention group for 1 day in the 8th menu cycle. Diet message sticker was attached on the plateau and the material was adjusted to the diet provided by the dietitian. Food waste was obtained by the Visual Comstock method with 6 point scale. Data was analyzed univariate and bivariate using independent T-test.

Results: The average food waste in the intervention group which based on each food component were 28.62±28.62% in fruit, 23.24 ± 23.24% in vegetable, 22.38 ± 20.87% in staple food, 22.30 ± 22.69% in vegetable side dish, and 20.75 ± 22.38% in animal side dish respectively. While the average food waste in the control group were 44.89 ± 44.89% in fruit, 33.32 ± 33.32% in vegetable, 39.83 ± 29.33% in staple food, 31.67 ± 31.67% in vegetable side dish, and 36.20 ± 31.76% in animal side dish respectively. The result of the independent T-test to analyze the effect of applying diet message stickers to food waste showed p-value=0.000 (p<0.05) for all food component groups.

Conclusion: Modification of nutritional counseling by using diet message sticker affects on food waste of inpatients.

 

KEYWORDS: diet message sticker; dietary intervention; food waste; inpatient; visual comstock method.


Keywords


eksperimen; sisa makanan; stiker pesan diet; pasien rawat inap; metode visual comstock

Full Text:

PDF

References


Departemen Kesehatan RI. Pedoman penyelenggaraan makanan rumah sakit. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik; 2013.

Dillak RS. Sisa makanan menurut karakteristik pasien hipertensi di RSUD Sleman Yogyakarta. Jurnal Nutrisia 2013; 15(2): 106-111.

Hartono A. Terapi gizi dan diet rumah sakit. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran; 2006.

Gumala Y, Padmiari E. Penyajian makanan sebagai faktpr penyebab rendahnya tingkat penerimaan makanan pada poasien rawat inap di RSUD Karangasem. Jurnal Ilmu Gizi 2010; 1(1):53-66.

Rizani A. Pengaruh faktor internal dan eksternal terhadap terjadinya sisa makanan pasien rawat inap di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. Palembang: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya; 2013.

Umah K, Madyastuti L, Rizqiyah Z. Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku diet rendah garam pada pasien hipertensi [serial online] 2012. Available from https://lppmunigresblog.files.wordpress.com/2013/06/jurnal-zulfa.pdf

Widyasari DF, Candrasari A. Pengaruh pendidikan tentang hipertensi terhadap perubahan pengetahuan dan sikap lansia di Desa Makamhaji Kartasura Sukoharjo. Jurnal Biomedika 2010; 2(2): 54-62.

Lumbantoruan DBS. Hubungan penampilan makanan dengan faktor lainnya dengan sisa makanan pasien kelas 3 Seruni Rumah Sakit Puri Cinere Depok Bulan April – Mei Tahun 2012. Jakarta: Program Studi Gizi Fakultas Jesehatan Masyarakat Universitas Indonesia; 2012.

Fadilah O. Gambaran sisa makanan, kontribusi zat gizi dan biaya makan pasien rawat inap di RSUD Salatiga. Surakarta: Program Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2013.

Budiarni W, Subagyo HW. Hubungan pengetahuan, sikap, dan motivasi dengan kepatuhan konsumsi tablet besi folat pada ibu hamil. Journal of Nutrition College 2012; 1(1): 269-282.

Zulaekah S. Efektivitas pendidikan gizi dengan media booklet terhadap pengetahuan gizi anak SD. Jurnal Kesehatan Masyarakat 2012; 7(2): 121-128.

Contento RI. Nutrition education, linking research, theory, and practice. Canada: James & Bartlett; 2011.

Hapzah, Hadju V, Sirajuddin S. Pengaruh konseling gizi dan suplementasi gizi mikro dua kali seminggu terhadap peningkatan kadar hemoglobin dan asupan makanan ibu hamil. Media Gizi Masyarakat Indonesia 2013; 2(2): 64-70.

Mahoney S, Zulli A, Walten K. Patient satisfaction and energy intake are enhanced by point of service meal provision. Nutrition and Dietetics 2009; 66: 212-220.

Folio D, O’Sullivan-Maillet J, Touger-Decker R. The spoken menu concept of patient foodservice delivery systems increases overall patient satisfaction, therapeutic and tray accuracy, and is cost neutral for food and labor. Journal of The American Dietetic Association 2002; 102(4): 546-548.




DOI: http://dx.doi.org/10.21927/ijnd.2019.7(2).58-64

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics (IJND) indexed by:

  


Lisensi Creative Commons View My Stats