Nutritional composition and preference of hanjeli arem-arem with tilapia balado filling
Abstract
ABSTRAK
Latar Belakang: Tingginya prevalensi anemia defisiensi zat besi pada remaja di Indonesia membutuhkan intervensi berbasis pangan. Hanjeli (Coix lacryma-jobi L.) merupakan serealia lokal yang memiliki zat besi tinggi (11 mg/100 g), namun pemanfaatannya dalam produk kudapan tradisional masih terbatas, termasuk pada arem-arem.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menemukan formula, menguji komposisi gizi, dan mengetahui tingkat kesukaan pada arem-arem dengan substitusi hanjeli dan isian balado ikan nila (Anjeli).
Metode: Penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model 4D meliputi: (1) Define, menentukan produk acuan, (2) Design, menentukan persentase biji hanjeli pada produk pengembangan, (3) Develop, dilakukan uji validasi, uji proksimat dan zat besi, (4) Disseminate, dilakukan uji kesukaan oleh 80 mahasiswa.
Hasil: Formula produk Anjeli terbaik menggunakan 50% biji hanjeli dan memiliki komposisi air 54,73%, abu 1,06%, protein 4,30%, lemak 2,55%, karbohidrat 37,38%, dan zat besi 5,95 mg. Informasi gizi produk Anjeli per takaran saji (60 gram) mengandung 118 kkal energi total, 18 kkal energi dari lemak, 2 g lemak, 3 g protein (AKG 4,6%), 22 g karbohidrat (AKG 7,0%), dan 4 mg zat besi (AKG 26,7%). Tingkat kesukaan remaja secara keseluruhan pada produk Anjeli (4,48) berbeda nyata dan lebih disukai dibandingkan dengan produk acuan (4,18) (p<0,05).
Kesimpulan: Produk Anjeli mengandung zat besi 5,95 mg per 100 g dan lebih tinggi daripada produk acuan sehingga dapat digunakan sebagai kudapan sumber zat besi bagi remaja.
ABSTRACT
Background: A high prevalence of iron-deficiency anemia in Indonesian adolescents requires food-based interventions. Hanjeli (Coix lacryma-jobi L.) is an iron-rich local cereal (11 mg/100 g); however, it is rarely used in traditional snacks, including arem-arem.
Objective: This study aims to determine a formula, the nutritional composition, and the level of preference of arem-arem with hanjeli substitution and balado tilapia filling (Anjeli).
Method: The research method used Research and Development (R&D) with a 4D development model, which includes: (1) Define, determining the reference product, (2) Design, determining the percentage of hanjeli seeds in the development product, (3) Develop, conducting validation tests and limited sensory tests, (4) Disseminate, conducting preference tests by 80 undergraduate students.
Results: Anjeli’s product formula uses 50% hanjeli seeds and has a composition of 54.73% moisture, 1.06% ash, 4.30% protein, 2.55% fat, 37.38% carbohydrates, and 5.95 mg iron. The nutritional information of Anjeli per serving (60 grams) contains 118 kcal of total energy, 18 kcal of energy from fat, 2 g of fat, 3 g of protein (4.6% RDA), 22 g of carbohydrates (7.0% RDA), and 4 mg of iron (26.7% RDA). The overall level of preference among adolescents for the Anjeli product (4.48) was significantly higher than that for the reference product (4.18) (p < 0.05).
Conclusion: Anjeli products contain 5.95 mg of iron per 100 g, exceeding the reference product, therefore it can be used as a source of iron for adolescents.
References
2. World Health Organization. Nutritional Anaemias: Tools for Effective Prevention. 2017.
3. Hapsari A. Buku Ajar Kesehatan Reproduksi Modul Kesehatan Reproduksi Remaja. 2019. Penerbit Wineka Media: Malang.
4. Kusuma TU. Peran edukasi gizi dalam pencegahan anemia pada remaja di Indonesia: Literature Review. J Surya Muda. 2022.4(1):61–78. https://doi.org/10.38102/jsm.v4i1.162
5. Tazkia Fadila Putri FRF. Hubungan konsumsi sumber zat besi dengan kejadian anemia pada remaja putri SMP dan SMA di wilayah Bantul. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan. 2022.13(2):400–411. https://doi.org/10.26751/jikk.v13i2.1540
6. Nasruddin H, Faisal Syamsu R, Permatasari D. Angka kejadian anemia pada remaja di Indonesia. Cerdika J Ilm Indones. 2021.1(4):357–364. https://doi.org/10.59141/cerdika.v1i4.66
7. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. Survei Kesehatan Indonesia. 2023.
8. Elya, B., Forestrania, R.C., Ariestanti, D.M., Utari, D.M., Wicaksono, F.Y. and Nur S. Nutrition profile, antioxidant, and inhibitor alpha-glucosidase effect of hanjeli (Coix lacryma-jobi L. var. ma-yuen) seed extract. Food Research. 2025.9(1):49–60. https://doi.org/10.26656/fr.2017.9(2).390
9. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Data Komposisi Pangan Indonesia. Jali mentah. 2018. Available from: https://www.panganku.org/id-ID/view
10. Putri MP, Dary GM. Asupan protein, zat besi dan status gizi pada remaja putri. Journal of Nutrition College. 2021.11(1):6–17. https://doi.org/10.14710/jnc.v11i1.31645
11. N K I Mayasti et al. Nutritional and physical properties of three varieties of Hanjeli (Coix lacryma-Jobi) flour for food diversification and application uses Nutritional and physical properties of three varieties of Hanjeli ( Coix lacryma-Jobi ) flour for food diversification. IOP Conference Series Earth and Environmental. 2021. 733(1). 1-7. https://doi.org/10.1088/1755-1315/733/1/012132
12. Kaluku et. Faktor yang mempengaruhi kebiasaan ngemil terhadap prestasi belajar dan status gizi. Global Health Science. 2023.8(2):69–74. https://doi.org/10.33846/ghs8204
13. Muhandri T, Hasanah U, Amanah A. Perilaku konsumen terhadap jajanan tradisional di Kabupaten Pekalongan. Jurnal Mutu Pangan. 2021.8(1):10–16. https://doi.org/10.29244/jmpi.2021.8.1.10.
14. Handayani I. Pengembangan produk makanan tradisioanal untuk mendukung program makanan tambahan anak sekolah. Jurnal Pembangunan Pedesaan. 2003.155–164. http://journal.lppm.unsoed.ac.id/ojs/index.php/Pembangunan/article/view/59
15. Arindy M. Pengaruh suplementasi ikan nila (Oreochromis niloticus) terhadap mutu organoleptik, kadar protein, dan kadar serat nugget ampas tahu. Politeknik Kesehatan Padang Kemenkes (Skripsi). 2017; https://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id/index.php?p=show_detail&id=4525&keywords=
16. De Souza MLR, Gasparino E, Goes ES dos R, Coradini MF, Vieira VI, Oliveira GG, et al. Fish carcass flours from different species and their incorporation in tapioca cookies. Futur Foods. 2022. 5(4). 1-41. https://doi.org/10.1016/j.fufo.2022.100132
17. Aminah S, Amalia L, Hardianti S. Karakteristik Kimia dan Organoleptik Snack Bar Biji Hanjeli (Coix lacryma jobi-L ) dan Kacang Bogor (Vigna subterranea (L.) Verdcourt). Jurnal Agroindustri Halal. 2019.5(2):212–219. https://doi.org/10.30997/jah.v5i2.2029
18. Rohman AT, Hubby I, Alfani D, B MYA. Pemberdayaan Masyarakat Desa Bojong dengan Membuat Produk Olahan Rangginang Hanjeli dan Kicimpring Singkong. Proceedings UIN Sunan Gunung Djati Bandung. 2022.1(87).
19. Mayasari I, Widyastuti N, Yunita P. Olahan tepung biji hanjeli sebagai potensi oleh-oleh khas Desa Cageur, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat (kembang goyang hanjeli, kue semprong hanjeli, opera cake hanjeli dan lidah kucing hanjeli). Laporan Penelitian, Institut Pariwisata Trisakti. 2023. https://repository.iptrisakti.ac.id/3351/1/File%20Lengkap%20Penelitian%20Ira%202022%20Genap.pdf
20. Firayunita A, Mariani, Mahdiyah. Pengaruh substitusi tepung jali-jali (Coix lacryma-Jobi L.) pada eclair terhadap kualitas fisik dan daya terima konsumen. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan. 2025.11(6):13–27.
21. Nurcahyani PR, Azizah DN, Suryadi GG, Maharani S. Pelatihan pembuatan bolu biji hanjeli kepada masyarakat Kawasan Geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi. Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Masyarakat Indonesia. 2023. 2(1):31–5. https://doi.org/10.26714/jipmi.v2i1.88
22. Jufri A, Yasin M, Sahri S, Nasir M. Pengolahan ikan nila menjadi abon ikan nila di Desa Duman Kecamatan Lingsar Lombok Barat. J Abdimas Sangkabira. 2021. 1(2):131–44. https://doi.org/10.29303/abdimassangkabira.v1i2.38
23. Yuniarti F, Nurmeliasari, Brata B, Suharyanto, Putranto HD, Kaharudin D. Pengaruh konsentrasi jantung pisang kepok (Musa Paradisiaca) terhadap sifat fisik, kimia, dan organoleptik nugget ikan nila (Oreochromis niloticus). Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan. 2021.1(2004):2234–9. https://doi.org/10.31186/naturalis.11.1.19876
24. Hidayat NN, Komariah K. Inovasi produk snack bar serundeng ikan nila sebagai makanan ringan selingan. Pros Pendidik Tek Boga Busana FT UNY. 2020.15(1). 1-6.
25. Ayoedya JN, Rizkika AD, Pertiwi AS, Anjanir IADA, Saputra MA, Santia TP, et al. Menumbuhkan motivasi usaha bakso ikan nila pada rumah tangga pembudidaya melalui pelatihan dan pendampingan kelompok di Desa Sigerongan Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Pengabdi Magister Pendidik IPA. 2023.6(4):1053–1059. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v6i4.6070
26. AOAC. AOAC: Official Methods of Analysis (Volume 1). Vol. 1. 2005.
27. Sudiarta W, Ratnayani O, Kadek Veliyana A. Analisis kadar logam besi dalam susu bubuk formula kehamilan secara Spektrofotometri Serapan Atom. J Media Sains. 2019;3(1):1–6. https://doi.org/10.36002/jms.v3i1.693
28. Soewitomo S. 1000 Resep Masakan & Kue Sisca Soewitomo yang Paling Dicari. 2020. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
29. Ekawatiningsih P & Munif N. Kumpulan Resep Pengolahan Masanan Oriental. Yogyakarta: UNY Press. 2020.
30. Christianto R. Arem-arem isi ayam untuk menu sarapan. 2022. https://sajiansedap.grid.id/read/103071592/bikin-resep-arem-arem-ayamsayur-ini-sendiri-untuk-menu-sarapan-esok-hari-yuk?page=all
31. Tarissa & Ani. Modifikasi pancake mocaf dengan penambahan kacang merah dan hati ayam untuk pencegahan anemia. Pontianak Nutritional Journal. 2024.7(2):550–557. https://doi.org/10.30602/pnj.v7i2.1515
32. Nurjanah DS, Ratnaningsih N. Jali-Jali Chicken Arancini Saus Ambal Sebagai Fussion Food Berbasis Pangan Lokal. Prosiding Pendidikan Teknik Boga dan Busana. 2019. https://journal.uny.ac.id/index.php/ptbb/article/download/49658/17552
33. Salsabilla S.A. Pengembangan hanjeli rice bowl sebagai one dish meal untuk pencegahan anemia pada remaja. 2024. Program Studi Sarjana Terapan Tata Boga. Universitas Negeri Yogyakarta.
34. Kurniawan TW, Deglas W. Pengaruh penambahan bubuk agar sebagai bahan pengental terhadap karakteristik fisik, kimia, dan sensori dodol pepaya (Carica papaya L.). Biofoodtech: Journal of Bioenergy and Food Technology. 2023.2(1):23–34. https://doi.org/10.55180/biofoodtech.v2i01.610
35. Fiqtinovri SM, Adriansyah D. Karakteristik struktur, amilograf, dan kecernaan pati alami jelai (Coix lacryma-jobi L). Jurnal Teknologi Hasil Pertanian. 2023;16(1):29–40. https://dx.doi.org/10.20961/jthp.v16i1.64010
36. Konnert GDP, Gerrits WJJ, Gussekloo SWS, Schrama JW. Balancing protein and energy in Nile tilapia feeds: A meta-analysis. Rev Aquac. 2022;14(4):1757-1778. https://doi.org/10.1111/raq.12671
37. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang dianjurkan untuk masyarakat Indonesia. https://peraturan.bpk.go.id/Details/138621/permenkes-no-28-tahun-2019
38. Badan Pengawas Obat dan Makanan. Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pengawasan Klaim pada Label dan Iklan Pangan Olahan. https://peraturan.bpk.go.id/Details/223956/peraturan-bpom-no-1-tahun-2022
Authors

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.