Pengolahan Sampah Organik menjadi Eco-Enzyme melalui Program KKN UNISI bersama Masyarakat Desa Sialang Panjang
Abstract
Desa Sialang Panjang di Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan sampah organik, di mana limbah rumah tangga belum dimanfaatkan secara optimal dan cenderung dibuang langsung ke lingkungan. Kondisi ini berpotensi menimbulkan pencemaran dan meningkatkan volume sampah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga dalam mengolah sampah organik menjadi eco-enzyme sebagai alternatif pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Peserta pelatihan meliputi ibu-ibu PKK, perwakilan sekolah, serta pengurus RT/RW yang dibagi ke dalam dua kelompok. Metode pelaksanaan mencakup penyuluhan, diskusi interaktif, dan demonstrasi langsung proses pembuatan eco-enzyme menggunakan limbah buah, gula, dan air dengan perbandingan 3:1:10. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diawali dengan proses pembuatan eco-enzyme yang berlangsung selama tiga bulan, melalui tahapan pembentukan alkohol, asam organik, dan enzim. Setelah masa fermentasi selesai, hasilnya disaring untuk mendapatkan eco-enzyme siap pakai yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair, pembersih lantai, disinfektan alami, penyaring air, serta pestisida nabati. Pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pengelolaan sampah organik, serta kemampuan mereka dalam memproduksi eco-enzyme secara mandiri. Program ini berkontribusi pada pengurangan timbulan sampah dan mendorong penerapan pengelolaan lingkungan berkelanjutan di Desa Sialang Panjang.