Optimasi Formula dan Uji Sifat Fisik Sediaan Facial Wash dari Minyak Zaitun dan Niacinamide dengan Metode Simplex Lactice Design

Chintiana Nindya Putri, Riza Kurniawati

Abstract


Permasalahan pada kulit wajah yang sering terjadi disebabkan oleh radikal bebas. Radikal bebas dapat menimbulkan kerusakan sel berupa penuaan dini yang ditandai dengan kurangnya elastisitas pada kulit, muncul noda hitam, kulit tampak lebih kusam dan terdapat pigmentasi. Radikal bebas dapat ditangkap dengan pemberian antioksidan. Antioksidan merupakan molekul senyawa yang dapat melepaskan elektron dan menetralkan radikal bebas agar dapat mencegah terjadinya kerusakan sel. Bahan alam yang dapat digunakan untuk mengatasi penuaan dini salah satunya yaitu minyak zaitun. Minyak zaitun dipercaya dapat membantu mempertahankan kelembaban dan elastisitas kulit sekaligus memperlancar proses regenerasi kulit, sehingga kulit tidak mudah kering dan berkerut. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui hasil uji sifat fisik sediaan facial wash minyak zaitun dan niacinamide serta menentukan formula yang tepat dan optimum pada kombinasi surfaktan antara sodium lauryl sulfat (SLS) dan cocamidopropyl betaine. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan metode Simplex Lattice Design (SLD). Menurut hasil sifat fisik sediaan facial wash dari 8 formula memenuhi uji sifat fisik seperti organoleptis, homogenitas, pH, stabilitas busa, daya sebar dan viskositas yang memenuhi syarat menurut SNI. Berdasarkan hasil metode Simplex Lattice Design (SLD) sediaan facial wash minyak zaitun (olive oil) dan niacinamide memiliki
formula optimum pada konsentrasi 0,75% SLS dan 0,25% cocamidopropyl betaine.


Keywords


facial wash; minyak zaitun (olive oil); niacinamide; simplex lattice design (SLD)

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


U. nurul Faizah, “September 2019,” J. Artif. Intell. Capsul. Networks, vol. 01, no. 01, pp. 45–57, 2019, doi: 10.36548/jaicn.2019.1.

Evi Marlina, Naelaz Zukhruf Wakhidatul Kiromah, and Titi Pudji Rahayu, “599-Article Text-2011-2-10-20220630 (2),” J. Ilm. Manuntung, vol. 8, no. 1, pp. 181–190, 2022.

N. A. Syahrana and M. A. Sr, “Formulasi Sediaan Kosmetik Facial wash Ekstrak Etanol Daun Kelor ( Moringa oleifera L .) dengan Variasi Konsentrasi Sodium Lauryl Sulfate Journal of Pharmaceutical and Health Research,” vol. 3, no. 2, pp. 36–38, 2022, doi: 10.47065/jharma.v3i2.2801.

F. Yuniarti and W. Hidayati, “Pelatihan Pembuatan Sabun Pepaya Pembersih Wajah Alami Yang Ekonomis Bagi Siswa Smk Muhammadiyah Cabang Serpong, Tangerang Selatan,” J. SOLMA, vol. 10, pp. 137–140, 2021, [Online]. Available: https://journal.uhamka.ac.id/index.php/solma/article/view/3759

N. Fajriyah, A. Andriani, and F. Fatmawati, “Efektivitas Minyak Zaitun Untuk Pencegahan Kerusakan Kulit Pada Pasien Kusta,” J. Ilm. Kesehat., vol. 7, no. 1, p. 97138, 2015.

Oktavia et al, “oktavia, et al,” Potensi Pengguna. Many. Zaitun (Olive Oil) Sebagai Pelembab, 2020.

A. R. Hasana and L. V. Tindaon, “Dalam Pembuatan Sabun Zaitun Dalam Upaya Inovasi Masa Pandemi Covid-19,” vol. 6, pp. 649–654, 2022.

Syadza, “Pemberian Minyak Zaitun Untuk Mengurangi Masalah Kerusakan Integritas Kulit Pada An.A Dengan Thalasemia,” pp. 16–20, 2022.

T. Rahayu, A. Fudholi, and A. Fitria, “Optimasi Formulasi Gel Ekstrak Daun Tembakau (Nicotiana Tabacum) Dengan Variasi Kadar Karbopol940 Dan Tea Menggunakan Metode Simplex Lattice Design (Sld),” J. Ilm. Farm., vol. 12, no. 1, pp. 22–34, 2016, doi: 10.20885/jif.vol12.iss1.art3.

D. R. Herawati, A. B. Riyanta, and R. Febriyanti, “Gel Facial Wash Dari Ekstrak Lobak ( Raphanus Sativus L ) dan Bengkuang ( Pachyrizus Erosus ),” J. Parapemikir, pp. 1–9, 2020.

F. M. Nirmala, G. A. R. Saputri, and S. Marcellia, “Formulasi Sediaan Facial Wash Kombinasi Perasan Jeruk Lemon (Citrus Limon (L.)) dan Ekstrak Buah Tomat (Solanum Lycopersicum L.) Terhadap Daya Hambat Bakteri Propionibacterium Acnes,” J. Mandala Pharmacon Indones., vol. 7, no. 2, pp. 188–206, 2021, [Online]. Available: www.jurnal-pharmaconmw.com/jmpi

S. S. Putri, C. Suryati, and N. Nandini, “Jurnal Sains dan Kesehatan,” J. Sains dan Kesehat., vol. 3, no. 1, pp. 242–247, 2020.

D. Nofiandi, S. Wardi, E, and D. Putri, M, “Jurnal Akademi Farmasi Prayoga,” UJI Daya Larut Kalsium Oksalat Dalam Infus Daun Alpukat, vol. 1, no. 1, pp. 19–28, 2016.

S. Damayanti and N. Ermawati, “Formulasi dan Uji Sifat Fisik Sediaan Sabun wajah Cair Ekstrak Biji Alpukat (Persea americana M) dengan Variasi Natrium Lauril Sulfat sebagai Surfaktan,” J. Med. Nusant. , vol. 1, pp. 64–77, 2023.

S. B. Astuti, T. Lestari, and V. Nurviana, “Formulasi gel facial wash ekstrak daun hantap (Sterculia coccinea Var. Jack) dan uji aktivitasnya sebagai antioksidan,” Pros. Semin. Nas. Disem. Penelit., vol. 30 September, no. September, pp. 244–255, 2021, [Online]. Available: https://ejurnal.universitas-bth.ac.id/index.php/PSNDP/ article/view/846

N. S. Gunarti, “Pemanfaatan Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium Guajava) Sebagai Gel Facial Wash Anti Jerawat,” Pharma Xplore J. Ilm. Farm., vol. 3, no. 2, pp. 199–205, 2018, doi: 10.36805/farmasi.v3i2.492.




DOI: http://dx.doi.org/10.21927/inpharnmed.v7i2.3611

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



ISSN 2580-7269 (online), ISSN 2580-6637 (print).

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.