Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Kandungan Asam Salisilat pada Sediaan Kosmetika Semi Padat yang Beredar di Pasar Beringharjo, Yogyakarta

Authors

  • Annisa Fatmawati Universitas Alma Ata
  • Depita Sucianingsih Universitas Alma Ata
  • Yessi Lestari Universitas Alma Ata
  • Rizal Fauzi Universitas Alma Ata
  • Emelda Emelda Universitas Alma Ata
  • Muhammad Abdurrahman Munir Universitas Alma Ata http://orcid.org/0000-0001-6129-6202

DOI:

https://doi.org/10.21927/inpharnmed.v6i2.1935

Keywords:

asam salisilat, kosmetika, semi padat

Abstract

Sediaan kosmetika yang diaplikasikan pada wajah dapat mempengaruhi struktur kulit dan penampilan. Bahan yang ditambahkan pada sediaan kosmetika untuk memperbaiki penampilan wajah salah satunya yaitu senyawa asam salisilat, zat anti acne & keratolitik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kualitatif dan kuantitatif senyawa asam salisilat dalam sediaan semi padat. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berasal dari Pasar Beringharjo Yogyakarta, dengan kriteria berupa sediaan semi padat yang dapat diaplikasikan pada wajah. Sampel A merupakan sediaan gel anti acne dengan hasil positif mengandung asam salisilat dan dilakukan penetapan kadar. Sedangkan sampel B (cream antibakteri & antijamur) dan sampel C (cream foundation), tidak mengandung asam salisilat. Persamaan regresi linier standar asam salisilat Y=0,0114X+0,0911 dengan nilai linieritas R=0,9963 dan LOD 5,186 ppm serta LOQ 15,714 ppm. Hasil penetapan kadar asam salisilat dalam sampel A yaitu 1,24 ± 0,06 % (b/b). Hal ini menunjukkan bahwa kadar asam salisilat dalam sampel A memenuhi persyaratan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia dan the Chinese Hygienic Standard, yaitu tidak lebih dari 2%.

Author Biographies

Annisa Fatmawati, Universitas Alma Ata

Program Studi S1 Farmasi

Depita Sucianingsih, Universitas Alma Ata

Program Studi S1 Farmasi

Yessi Lestari, Universitas Alma Ata

Program Studi S1 Farmasi

Rizal Fauzi, Universitas Alma Ata

Program Studi S1 Farmasi

Emelda Emelda, Universitas Alma Ata

Program Studi S1 Farmasi

Muhammad Abdurrahman Munir, Universitas Alma Ata

Department of Graduate School Public Health; Faculty of Science; Universitas Alma Ata

References

Huang, Y., Li, Y., Fan, H., Xia., 2014, Preparation and characterization of salicylic acid–loaded microcapsules as delivery systems for cosmetics. Integrated ferroelectrics: An International Journal; 152 (1): 22-28.

Gissawong, N., Srijaranai, S., Sansuk, S., 2019, A simple capture-release strategy based on an instantly formed mixed metal hydroxide sorbent for determination of salicylic acid in cosmetics. Sustainable Chemistry and Pharmacy; 13: 100154.

Jin, W., Wang, W. Y., Zhang, Y. L., Yang, Y. J., Chu, Q. C., Ye, J. N., 2013, Determination of phenolic whitening agents in cosmetics by micellar electrokinetic capillary chromatography with amperometric detection. Chinese Chemical Letters; 24: 636 – 638.

Lecce, R., Regazzoni, L., Mustazza, C., Incarnato, G., Porra, R., Panusa, A., 2016, Screening of preservatives by HPLC – PDA – ESI/MS: a focus on both allowed and recently forbidden compounds in the new EU cosmetics regulation. Journal of Pharmaceutical Biomedical Analysis; 125: 260 – 269.

Sid Kalal, H., Rafiei, J., Bani, F., Khanchi, A. R., Hoveidi, H., 2010, Optimization conditions for determination of cosmetic preservatives using ion–exclusion chromatography. International Journal of Environmental Research; 4: 289 – 296.

Xue, Y., Chen, N., Luo, C., Wang, X., Sun, C., 2013, Simultaneous determination of seven preservatives in cosmetics by dispersive liquid–liquid microextraction coupled with high-performance capillary electrophoresis. Analytical Methods; 5: 2391 – 2397.

Neshin, M. V., Ebrahimi, M., 2018, Preconcentration and determination of ciprofloxacin with solid phase microextraction and silica–coated magnetic nanoparticles modified with salicylic acid by UV – vis spectrophotometry. Eurasian Journal of Analytical Chemistry; 13 (3): em21.

Anonim. 2020. Farmakope Indonesia Edisi VI. Departemen Kesehatan. Republik Indonesia.

Utami, P. G., Soetarno, Rejeki, E. S., 2012, Pengaruh pemberian jus asam jawa secara oral terhadap profil farmakokinetika asetosal pada kelinci jantan New Zealand White. Jurnal Farmasi Indonesia; 3: 84 – 93.

Feladita, Niken, Agustina Retnaningsih, Puji Susanto. 2019. Penetapan Kadar Asam Salisilat Pada Krim Wajah Anti Jerawat Yang Dijual Bebas Di Daerah Kemiling Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Vis. Jurnal Analisis Farmasi. Volume 4, No. 2 Oktober 2019, Hal 101 – 107.

Fatmawati, Annisa dan Nurwani Purnama Aji. 2019. Penetapan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera Lam) Dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis Densitometri. Published online 2019: 1-7. http://fikes.almaata.ac.id/wp-content/uploads/2019/07/Annisa-atmawatiNurwani-Purnama-Aji.pdf.

Hadisoebroto, Ginayati, dan Senadi Budiman. 2019. Penetapan Kadar Asam Salisilat pada Krim Anti Jerawat yang Beredar di Kota Bandung dengan Metode Spektrofotometri Ultra Violet. J. Kartika Kimia, Mei 2019, 2, (1), 51-56.

Warrier, R. R. Paul, M. & Vineetha, M. V., 2013, Estimation of salicylic acid in eucalyptus leaves using spectrophotometric methods. Genetic and Plant Physiology; 3: 90 – 97.

Badan Pengawas Obat Dan Makanan RI. 2010. Peraturan Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia Nomor: HK.00.05.42.1018 Tentang Daftar Bahan Yang Diizinkan/Digunakan Dalam Kosmetik Dengan Pembatasan Dan Persyaratan Republik Indonesia. Jakarta.

Ulfa, Ade Maria dan Nofita. 2016. Analisa Asam Benzoat dan Asam Salisilat Dalam Obat Panu Sediaan Cair. Jurnal Kebidanan. Vol 2, No 2, April 2016: 51-59

Published

2023-01-11

Issue

Section

Articles