Sosialisasi Lingkungan Sehat Cegah Penyakit Tidak Menular (PTM) dengan Tanaman Obat Keluarga (TOGA)

Diva Az Zahra, Putri Miftahul Khoiroh, Emelda, Daru Estiningsih, Muhammad Khoerul Habibi, Roichana Zulfa, Ainiyah Candrasari, Siti Fitriyah, Dwi Pangestu, Fryda Ayu Suryani, Isnaini, Muhammad Aziz Maulana

Abstract

Abstrak 


Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes melitus dan hipertensi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Dusun Karet, Kalurahan Pleret, Kabupaten Bantul. Salah satu upaya preventif dan komplementer yang dapat dilakukan adalah pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai PTM dan pemanfaatan TOGA melalui sosialisasi dan demonstrasi pembuatan jamu herbal menjadi produk kesehatan yang dapat dinikmati oleh masyarakat. Metode sosialisasi yang digunakan yaitu metode ceramah dan sesi diskusi aktif oleh partisipan. Kelompok sasaran ialah masyarakat yang terdiri dari kader kesehatan dan PKK yang berada di Dusun Karet sebanyak 27 partisipan. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pretest dan posttest yang mengukur aspek pengetahuan dan sikap. Hasil menunjukkan (Bagian A) bahwa rata-rata nilai pada kelompok pre-test dan post-test adalah 88,33 ± 1,55 dan 88,70 ± 1,82. Pada kuesioner sikap (Bagian B) diperoleh rata-rata nilai pada kelompok pre test dan posttest adalah   86,77 ± 2,74 dan 91,53 ± 2,05. Meskipun terjadi rerata nilai, hasil analisis statistic menunjukkan bahwa perbedaan tersebut tidak signifikan. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat setelah dilakukan sosialisasi mengenai PTM dan TOGA. Dari analisis data pre test dan post test menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan.


 


Abstract


Non-Communicable Diseases (NCDs) are diseases that cannot be spread from an infected person to another. Karet Hamlet, Pleret Village, Bantul Regency, has a significant number of diabetes and hypertension sufferers. As a preventive and complementary measure in addressing the threat of NCDs, the use of Family Medicinal Plants (TOGA) can be an alternative solution. Various types of garden herbs have properties in controlling NCD risk factors. However, public literacy regarding the processing of these medicinal plants is still minimal.  This community service aims to provide knowledge about NCDs through an educational approach to the introduction and utilization of TOGA as health products to the community. The socialization method used was a lecture method and active discussion sessions by participants. The target group was the community consisting of Health cadres and PKK (Family Welfare Movement) in Karet Hamlet, totaling 27 participants. In the knowledge questionnaire (Part A), the average scores obtained in the pre-test and post-test groups were 88.33 ± 1.55 and 88.70 ± 1.82. In the attitude questionnaire (Part B), the average scores for the pre-test and post-test groups were 86.77 ± 2.74 and 91.53 ± 2.05, respectively. This indicates an increase in public knowledge after the socialization of PTM and TOGA. Analysis of the pre-test and post-test data showed no significant differences.

Authors

Diva Az Zahra
Putri Miftahul Khoiroh
Emelda
Daru Estiningsih
daru@gmail.com (Primary Contact)
Muhammad Khoerul Habibi
Roichana Zulfa
Ainiyah Candrasari
Siti Fitriyah
Dwi Pangestu
Fryda Ayu Suryani
Isnaini
Muhammad Aziz Maulana
Copyright and license info is not available

Article Details