Edukasi Kesehatan dan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular pada Lansia di Dukuh Pungkuran

Authors

  • Ummi Fakhratun Kamilah Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Alma, Jalan Brawijaya No.99, Yogyakarta 66183, Indonesia
  • Aldianus Eet Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Alma, Jalan Brawijaya No.99, Yogyakarta 66183, Indonesia
  • Raihandika Abiyyu Tsabit Halim Program Studi Informatika, Fakultas Sains, Engineering and Technology, Universitas Alma Ata, Jalan Brawijaya No.99, Yogyakarta 66183, Indonesia
  • Hogan Nesa Ibanes Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Sains, Engineering and Technology, Universitas Alma Ata, Jalan Brawijaya No.99, Yogyakarta 66183, Indonesia
  • Indah Sari Ladopo Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Alma, Jalan Brawijaya No.99, Yogyakarta 66183, Indonesia
  • Stevi Dinati Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Alma, Jalan Brawijaya No.99, Yogyakarta 66183, Indonesia
  • Awinda Nurahmadani Gafur Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Alma, Jalan Brawijaya No.99, Yogyakarta 66183, Indonesia
  • Listiya Nur Sabrina Amanti Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Alma, Jalan Brawijaya No.99, Yogyakarta 66183, Indonesia
  • Nada Aprilia Program Studi Informatika, Fakultas Sains, Engineering and Technology, Universitas Alma Ata, Jalan Brawijaya No.99, Yogyakarta 66183, Indonesia
  • Isnaini Khasanatul Masruroh Program Studi Pendidikan Matematika (PMAT), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Alma Ata, Jalan Brawijaya No.99, Yogyakarta 66183, Indonesia
  • Danang Prasetyaning Amukti Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Alma, Jalan Brawijaya No.99, Yogyakarta 66183, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21927/jbd.2026.5(1).36-50

Abstract

Abstrak

Penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes melitus, dan obesitas merupakan masalah kesehatan utama pada kelompok lansia yang memerlukan upaya deteksi dini dan pendidikan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan dan mencegah PTM melalui skrining kesehatan serta edukasi berbasis CERDIK menggunakan BOOKLET Dapur Sehat AntiPTM di Pos Pelayanan Terpadu Lansia (Posyandu Lansia) di Dusun Pungkuran, Bantul. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan edukasi interaktif menggunakan buku panduan kesehatan yang memuat pedoman CERDIK, resep sehat rendah gula, rendah garam, rendah lemak, serta informasi mengenai tanaman herbal (sirsak, kunyit, seledri), dilanjutkan dengan pengukuran tekanan darah, kadar gula darah, dan Indeks Massa Tubuh (IMT Kegiatan dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Posyandu Pungkuran dan Posyandu Suren Kanoman. Sebanyak 53 lansia mengikuti kegiatan edukasi dan skrining hipertensi, sedangkan 34 lansia mengikuti pemeriksaan gula darah dan 39 lansia menjalani pengukuran IMT. Hasil skrining menunjukkan bahwa 30 lansia mengalami hipertensi derajat 1 dan 2, 5 lansia terindikasi diabetes melitus, dan 17 lansia mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, ditandai dengan partisipasi aktif dalam pemeriksaan dan diskusi interaktif mengenai tanaman obat (sirsak, kunyit, seledri) serta penerapan gaya hidup CERDIK. Pendekatan kunjungan rumah dilakukan untuk lansia dengan keterbatasan mobilitas egiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini PTM dan pengendalian faktor risiko melalui perubahan perilaku sehat yang didukung booklet sebagai media pengingat di rumah. 

 

Abstract

Non-communicable diseases (NCDs) such as hypertension, diabetes mellitus, and obesity are major health issues among the elderly that require early detection efforts and continuous education. This community service activity aims to increase health awareness and prevent NCDs through health screenings and CERDIK-based education using BOOKLETS at the Integrated Health Service Post for the Elderly (Posyandu Lansia) in Dusun Pungkuran, Bantul. The method used is a participatory approach with interactive education using health guidebooks that include CERDIK guidelines, healthy low-sugar, low-salt, low-fat recipes, as well as information on herbal plants (soursop, turmeric, celery), followed by measurements of blood pressure, blood sugar levels, and Body Mass Index (BMI). The program was conducted at two locations: the Pungkuran Integrated Health Post (Posyandu) and the Suren Kanoman Integrated Health Post (Posyandu). Fifty-three elderly residents participated in hypertension education and screening, while 34 underwent blood sugar checks and 39 underwent BMI measurements. The screening results revealed that 30 elderly residents had grade 1 and 2 hypertension, 5 elderly residents were diagnosed with diabetes mellitus, and 17 elderly residents were overweight or obese. Public enthusiasm was very high, marked by active participation in check-ups and interactive discussions about medicinal plants (soursop, turmeric, celery) as well as the implementation of a CERDIK lifestyle. A home visit approach was carried out for elderly individuals with mobility limitations. This activity successfully increased public awareness of the importance of early detection of non-communicable diseases and controlling risk factors through healthy behavior changes, supported by a booklet as a reminder tool at home.

 

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles