Karakteristik Status Kesehatan Komunitas Di Desa Guwosari Dusun Kedung, Kapanewon Pajangan Kabupaten Bantul

Authors

  • Natasya Salsabila Program Studi D-3 Kebidanan; Fakultas Kedokteran Ilmu-Ilmu Kesehatan; Universitas Alma Ata, Jalan Brawijaya No. 99 Yogyakarta 55183, Indonesia
  • Suherni Program Studi D-3 Kebidanan; Fakultas Kedokteran Ilmu-Ilmu Kesehatan; Universitas Alma Ata, Jalan Brawijaya No. 99 Yogyakarta 55183, Indonesia
  • Aisyah Indah Nur Fatikah Program Studi D-3 Kebidanan; Fakultas Kedokteran Ilmu-Ilmu Kesehatan; Universitas Alma Ata, Jalan Brawijaya No. 99 Yogyakarta 55183, Indonesia
  • Addis Shafa Nariswari Program Studi D-3 Kebidanan; Fakultas Kedokteran Ilmu-Ilmu Kesehatan; Universitas Alma Ata, Jalan Brawijaya No. 99 Yogyakarta 55183, Indonesia
  • Khansa Atika Balqis Program Studi D-3 Kebidanan; Fakultas Kedokteran Ilmu-Ilmu Kesehatan; Universitas Alma Ata, Jalan Brawijaya No. 99 Yogyakarta 55183, Indonesia
  • Anggun Wahyuni Program Studi D-3 Kebidanan; Fakultas Kedokteran Ilmu-Ilmu Kesehatan; Universitas Alma Ata, Jalan Brawijaya No. 99 Yogyakarta 55183, Indonesia
  • Zahrotul Humairo Program Studi D-3 Kebidanan; Fakultas Kedokteran Ilmu-Ilmu Kesehatan; Universitas Alma Ata, Jalan Brawijaya No. 99 Yogyakarta 55183, Indonesia
  • Arista Dwi Septiana Sari Program Studi D-3 Kebidanan; Fakultas Kedokteran Ilmu-Ilmu Kesehatan; Universitas Alma Ata, Jalan Brawijaya No. 99 Yogyakarta 55183, Indonesia
  • Fatimah Program Studi D-3 Kebidanan; Fakultas Kedokteran Ilmu-Ilmu Kesehatan; Universitas Alma Ata, Jalan Brawijaya No. 99 Yogyakarta 55183, Indonesia
  • Restu Pangestuti Program Studi D-3 Kebidanan; Fakultas Kedokteran Ilmu-Ilmu Kesehatan; Universitas Alma Ata, Jalan Brawijaya No. 99 Yogyakarta 55183, Indonesia
  • Dyah Pradnya Paramita Program Studi D-3 Kebidanan; Fakultas Kedokteran Ilmu-Ilmu Kesehatan; Universitas Alma Ata, Jalan Brawijaya No. 99 Yogyakarta 55183, Indonesia
  • Sundari Mulyaningsih Program Studi D-3 Kebidanan; Fakultas Kedokteran Ilmu-Ilmu Kesehatan; Universitas Alma Ata, Jalan Brawijaya No. 99 Yogyakarta 55183, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21927/jbd.2026.5(1).26-35

Keywords:

karakteristik, kesehatan masyarakat, status kesehatan, komunitas

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik kesehatan masyarakat di suatu wilayah sebagai landasan perencanaan intervensi yang tepat sasaran. Menggunakan desain deskriptif kuantitatif terhadap kepala keluarga, studi ini mengonfirmasi sejumlah tantangan kesehatan yang signifikan. Masalah utama yang berhasil diidentifikasi mencakup tingginya risiko pada ibu hamil terkait kekurangan energi kronis (KEK) dan komplikasi medis, rendahnya akseptabilitas kontrasepsi efektif, serta masifnya perilaku merokok di kalangan remaja putra. Pada kelompok lanjut usia, tercatat prevalensi hipertensi yang tinggi yang diperburuk oleh maraknya praktik pengobatan mandiri non-resep. Selain itu, kondisi diperparah oleh adanya kasus gizi kurang pada balita serta sanitasi lingkungan yang belum optimal. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan urgensi strategi intervensi yang terintegrasi, berbasis edukasi perilaku hidup sehat, dan berorientasi pada penguatan pengawasan kesehatan keluarga. Sebagai implikasi kebijakan, temuan ini menuntut reformasi program kesehatan masyarakat setempat melalui pengalokasian sumber daya yang berfokus pada intervensi preventif-promotif guna menurunkan beban penyakit secara berkelanjutan.

 

Abstract

This study aims to analyze public health characteristics in a specific region to establish a baseline for targeted intervention planning. Utilizing a descriptive quantitative approach surveying heads of households, the research delineates several critical health challenges. Key findings indicate elevated maternal risks associated with Chronic Energy Deficiency (CED) and medical complications, low utilization of effective family planning, and pervasive smoking behavior among male adolescents. Additionally, a high prevalence of hypertension among the elderly is further exacerbated by prevalent self-medication practices without professional supervision. These issues are compounded by undernourishment in toddlers and suboptimal environmental sanitation. Collectively, these insights underscore the urgency for integrated intervention strategies centered on health education and strengthened family health surveillance. In terms of policy implications, these results necessitate a strategic realignment of local public health programs toward preventive and promotive frameworks to sustainably mitigate the regional disease burden.

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles