Karakteristik Status Kesehatan Komunitas Di Desa Guwosari Dusun Kedung, Kapanewon Pajangan Kabupaten Bantul

Natasya Salsabila, Suherni, Aisyah Indah Nur Fatikah, Addis Shafa Nariswari, Khansa Atika Balqis, Anggun Wahyuni, Zahrotul Humairo, Arista Dwi Septiana Sari, Fatimah, Restu Pangestuti, Dyah Pradnya Paramita, Sundari Mulyaningsih

Abstract

Abstrak


Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik kesehatan masyarakat di suatu wilayah sebagai landasan perencanaan intervensi yang tepat sasaran. Menggunakan desain deskriptif kuantitatif terhadap kepala keluarga, studi ini mengonfirmasi sejumlah tantangan kesehatan yang signifikan. Masalah utama yang berhasil diidentifikasi mencakup tingginya risiko pada ibu hamil terkait kekurangan energi kronis (KEK) dan komplikasi medis, rendahnya akseptabilitas kontrasepsi efektif, serta masifnya perilaku merokok di kalangan remaja putra. Pada kelompok lanjut usia, tercatat prevalensi hipertensi yang tinggi yang diperburuk oleh maraknya praktik pengobatan mandiri non-resep. Selain itu, kondisi diperparah oleh adanya kasus gizi kurang pada balita serta sanitasi lingkungan yang belum optimal. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan urgensi strategi intervensi yang terintegrasi, berbasis edukasi perilaku hidup sehat, dan berorientasi pada penguatan pengawasan kesehatan keluarga. Sebagai implikasi kebijakan, temuan ini menuntut reformasi program kesehatan masyarakat setempat melalui pengalokasian sumber daya yang berfokus pada intervensi preventif-promotif guna menurunkan beban penyakit secara berkelanjutan.


 


Abstract


This study aims to analyze public health characteristics in a specific region to establish a baseline for targeted intervention planning. Utilizing a descriptive quantitative approach surveying heads of households, the research delineates several critical health challenges. Key findings indicate elevated maternal risks associated with Chronic Energy Deficiency (CED) and medical complications, low utilization of effective family planning, and pervasive smoking behavior among male adolescents. Additionally, a high prevalence of hypertension among the elderly is further exacerbated by prevalent self-medication practices without professional supervision. These issues are compounded by undernourishment in toddlers and suboptimal environmental sanitation. Collectively, these insights underscore the urgency for integrated intervention strategies centered on health education and strengthened family health surveillance. In terms of policy implications, these results necessitate a strategic realignment of local public health programs toward preventive and promotive frameworks to sustainably mitigate the regional disease burden.

Authors

Natasya Salsabila
Suherni
Aisyah Indah Nur Fatikah
Addis Shafa Nariswari
Khansa Atika Balqis
Anggun Wahyuni
Zahrotul Humairo
Arista Dwi Septiana Sari
Fatimah
fatimah.fatimah@almaata.ac.id (Primary Contact)
Restu Pangestuti
Dyah Pradnya Paramita
Sundari Mulyaningsih
Copyright and license info is not available

Article Details