Pengembangan Awal Instrumen Empat Konstruk pada Siswa TKR SMK: Kemampuan Inisiatif, Kemampuan Berwirausaha, Manajemen Diri, dan Kesiapan Kerja
Abstract
Pengukuran konstruk psikopedagogik dalam pendidikan vokasi memerlukan instrumen yang valid, reliabel, dan kontekstual terhadap bidang keahlian peserta didik. Namun, dalam banyak penelitian pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan, perhatian lebih sering diberikan pada hasil pengukuran daripada proses pengembangan instrumen itu sendiri. Penelitian ini bertujuan mengembangkan awal dan menguji validitas-reliabilitas empat instrumen yang relevan bagi siswa Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK, yaitu kemampuan inisiatif, kemampuan berwirausaha, manajemen diri, dan kesiapan kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pengembangan instrumen terbatas. Tahapan pengembangan mencakup kajian teori, perumusan definisi operasional, penyusunan indikator, penyusunan kisi-kisi dan butir, validasi isi oleh ahli, revisi instrumen, uji coba terbatas, uji validitas empiris menggunakan korelasi Pearson, dan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s alpha. Uji coba dilakukan pada 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen kemampuan inisiatif memiliki reliabilitas 0,931 pada 16 butir, kemampuan berwirausaha 0,936 pada 16 butir, manajemen diri 0,908 pada 17 butir, dan kesiapan kerja 0,946 pada 17 butir. Hasil validasi ahli juga menunjukkan bahwa instrumen pada umumnya layak digunakan, dengan sebagian validator merekomendasikan revisi minor pada aspek redaksional dan kebahasaan. Dengan demikian, keempat instrumen ini dapat diposisikan sebagai alat ukur awal yang memiliki konsistensi internal sangat baik dan layak digunakan pada konteks siswa TKR SMK.
Authors

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.