Karakteristik Kegiatan Berpikir dan Kecerdasan dalam Perspektif Psikologi Pendidikan Islam
DOI:
https://doi.org/10.21927/literasi.2025.16(2).242-254Abstract
Penelitian kepustakaan ini secara komprehensif bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis secara mendalam literatur relevan mengenai konsep fundamental berpikir (tafakur) dan kecerdasan yang terintegrasi dalam perspektif psikologi pendidikan Islam. Dengan pendekatan kualitatif dan analisis isi yang ketat, kajian ini menelusuri sumber ilmiah terpercaya melalui penelusuran terstruktur pada database elektronik seperti Google Scholar, ERIC, dan ProQuest, menggunakan kata kunci spesifik serta kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat untuk memastikan relevansi dan kualitas data. Proses analisis data dilakukan bertahap dan sistematis, meliputi reduksi, penyajian, interpretasi mendalam, perbandingan komprehensif, sintesis temuan yang terintegrasi, hingga penarikan kesimpulan yang valid dan teruji secara akademis. Hasil analisis secara jelas menunjukkan bahwa berpikir (tafakur), sebagai aktivitas mental yang fundamental dan esensial dalam ajaran Islam, memainkan peran yang sangat krusial sebagai landasan utama bagi pengembangan kecerdasan secara holistik. Tafakur tidak hanya dipahami sebagai proses kognitif semata dalam mengolah informasi dan memecahkan masalah (IQ), tetapi juga melibatkan dimensi perenungan mendalam yang esensial bagi pengembangan kecerdasan emosional (EQ) melalui peningkatan kesadaran diri dan empati yang mendalam, serta memperkuat kecerdasan spiritual (SQ) melalui penguatan hubungan yang mendalam dengan Allah dan pemahaman yang lebih baik akan tujuan hidup yang sebenarnya. Kesimpulan utama kajian ini menegaskan bahwa tafakur dan kecerdasan memiliki keterkaitan yang inheren, sinergis, dan saling memperkuat dalam kerangka psikologi pendidikan Islam yang komprehensif. Pengembangan kecerdasan yang holistik dan seimbang, sebagaimana diamanatkan Al-Qur'an dan Hadis, tak terpisahkan dari pembiasaan berpikir mendalam dan reflektif yang berorientasi pada hikmah. Pendidikan Islam idealnya mendorong peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis yang tajam, merenungkan makna yang mendalam dari setiap fenomena, dan mengaplikasikan pemahaman secara bijaksana dalam berbagai aspek kehidupan yang kompleks, sehingga potensi kecerdasan mereka berkembang secara optimal dan memberikan manfaat luas bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitar.
References
Alhadi, I. A. (2023). Pendekatan Psikologi dalam Studi Islam. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Penelitian Thawalib, 2(1), 37–46. https://doi.org/https://doi.org/10.54150/thame.v2i1.178
Astaman. (2020). Kecerdasan dalam Perspektif psikologi dan Al-Qur’an dan Hadits. Tarbiyah Islamika Jurnal Keguruan Dan Pendidikan Islam, 1(1), 41–50. http://ojs.iaisambas.ac.id/index.php/Tarbiya_Islamica/index
Faradila, A., Priantari, I., & Qamariyah, F. (2023). Teaching at The Right Level sebagai Wujud Pemikiran Ki Hadjar Dewantara di Era Paradigma Baru Pendidikan. Jurnal Pendidikan Non Formal, 1(1), 10. https://doi.org/10.47134/jpn.v1i1.101
Hakim, M. (2020). Telaah Pemikiran Muhammad Fazlur Rahman Tentang Islam Dan Peradaban Barat Modern. An-Nidzam, 4(1), 127–152. https://doi.org/https://doi.org/10.33507/an-nidzam.v4i1.26
Hidayat, T., Abdussalam, A., & Fahruddin. (2021). Konsep Berpikir (Al-Fikr) Dalam Alquran Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Pai Di Sekolah (Studi Tematik tentang Ayat-ayat yang Mengandung Term al-Fikr). Tarbawi, 3(1). https://doi.org/https://doi.org/10.17509/t.v3i1.3455
Hikmawati, F. (2017). Metodologi Penelitian. Rajawali Pers.
Liana, N. (2024). Kecerdasan Emosional sebagai Sarana Peningkatan Kualitas Kehidupan dalam Perspektif Islam dan Psikologi. Al-Dirosah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 01(02), 1–16. http://jurnal.iaidarussalam.ac.id/index.php/pa
Mardatillah, A., Dewi, E., & Anwar, K. (2025). Ayat-Ayat Kauniyah d an Qur ’ aniyah dalam Perspektif Epistemologi Ilmu. Lancah:Jurnal Inovasi Dan Tren, 3(1), 22–31. https://doi.org/https://doi.org/10.35870/ljit.v3i1.3511
Munawar, B. (2022). Pemikiran Islam Nurcholis Madjid. LSAF.
Pasiak, T. (2022). Revolusi IQ, EQ, SQ, Antara Neurosains dan Al-Qur’an. Mizan.
Prabaswara, V. K., Harits, M., Rifqi, A., & N, I. A. (2023). Berpikir Dalam Perspektif Psikologi dan Islam. NATHIQIYYAH: Jurnal Psikologi Islam, 6(1), 1–12. https://doi.org/10.46781/nathiqiyyah.v6i1.475
Pramita, A. W., Ramadhani, U., Siregar, S. H., Wira, Y., Lubis, C. N., & Ramadan, L. (2025). Konsep Al-Qalb Dan Al-Aql. Jurnal Kajian Islam Dan Sosial Keagamaan, 2(3), 506–512. https://jurnal.ittc.web.id/index.php/jkis/article/view/2236
Pranajaya, S. A., Astuti, S. W., Nurhidayatullah, D., Pramudito, A. A., Multahada, E., Rachman, N., Afriany, F., Ramadhani, A. M., & Simarmata, N. (2023). Psikologi Sosial: Konsep Dan Implementasi. Get Press Indonesia.
Putra, A. . (2020). Konsep Pendidikan Agama Islam Perspektif Al-Ghazali. Jurnal Al-Thariqah.
Rasyidi, A. (2024). Islamic Education Review Pendidikan Agama Islam dan Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis sebagai pengembang pemahaman serta pengamalan ajaran Islam kehidupan sehari-hari Vol 1 , No 1 , Juni 2024 , ISSN XXXX-XXXX. Islamic Education Review, 1(1), 1–21.
Riyadi, I. (2020). Emotional Inteligence the Prescpective of Daniel Goleman and Its Relevance in Islamic Education. Ta’dib, 20(2), 221. https://doi.org/10.19109/td.v20i2.84
Rukajat, A. (2024). Psikologi Pendidikan Islam. Deepublish.
Santrock, J. (2015). Psikologi Pendidikan. Paramedia Group.
Subagyo, J. (2019). Berpikir Kritis. Bumi Aksara.
Subhan, A. (2020). Konsep pendidikan islam perspektif al-ghazali. IV(36), 87–99.
Ulya, N. M. (2022). Studi Islam Dengan Berdasarkan Psikologis. Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 8(1), 237–251. https://doi.org/10.31943/jurnal
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Â
2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Â
3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â

LITERASI by http://ejournal.almaata.ac.id/index.php/LITERASI is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


