Kurikulum Merdeka Dalam Perspektof Filsafat Pendidikan Pragmatisme
DOI:
https://doi.org/10.21927/literasi.2024.15(1).14-26Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran filsafat Pragmatisme sebagai fondasi nilai-nilai kritis, rasional, dan religius dalam kehidupan manusia kaitannya dengan pendidikan. Pendidikan merupakan elemen krusial dalam membentuk karakter dan mengembangkan potensi manusia, terutama dalam menghadapi perubahan cepat. Konsep kurikulum merdeka sebagai inovasi pendidikan yang adaptif, menekankan isi pokok, penguatan karakter, dan kompetensi peserta didik. Konsep ini memberikan kebebasan kepada sekolah, guru, dan siswa untuk berinovasi, belajar mandiri, dan mengembangkan kreativitas. Kurikulum merdeka, dalam perjalanannya, terkait erat dengan filsafat pragmatisme dalam pendidikan. Filsafat pragmatisme menekankan berpikir radikal, sistematis, bebas, koheren, dan konsisten. Proses berpikir filsafat, seperti sintesis, merenung, menentukan, dan menganalisis, membentuk dasar filsafat pendidikan. Filsafat pendidikan diartikan sebagai aktivitas pikiran yang mengatur, menyelaraskan, dan memadukan proses pendidikan. Filsafat pendidikan pragmatisme, sebagai salah satu aliran filsafat, menitikberatkan pada relevansi dan kegunaan praktis pengetahuan.metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Dalam pembahasan, kurikulum merdeka dijelaskan sebagai landasan utama yang menjelaskan sasaran, konten pembelajaran, metode pembelajaran, dan tahapan evaluasi dalam sistem pendidikan. Pendidikan pragmatisme menekankan keterlibatan aktif siswa, pembelajaran melalui pengalaman langsung, dan relevansi praktis pengetahuan.Dalam konsep kurikulum merdeka, filsafat pragmatisme menonjolkan pentingnya pengalaman, eksplorasi, kreativitas, proses pembelajaran, relevansi praktis, dan kolaborasi. Ini menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh.
References
Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3394
Amirudin, N. (2018). Filsafat Pendidikan Islam: konteks kajian kekinian. Caremedia Communication.
Anggraini, D. L., Yulianti, M., Faizah, S. N., & Pandiangan, A. P. B. (2022). PERAN GURU DALAM MENGEMBANGAN KURIKULUM MERDEKA. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial (JIPSI), 1(3), 290–298.
Barlian, U. C., Solekah, S., & Rahayu, P. (2022). IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN. Journal of Education and Language Research, 1(2), 2105–2118.
Callahan J. F., dan Clark, L.H.. 1983. Foundation Of Education. New
York: Macmillan Publishing Co.Inc.
Cholid, N. (2013). KONTRIBUSI FILSAFAT PRAGMATISME TERHADAP PENDIDIKAN. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Dan Keislaman, 4(1), 51–66.
Cholid, N. (2018). Kontribusi Filsafat Pragmatisme Terhadap Pendidikan. MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar Dan Keislaman, 4(1), 51–66. https://doi.org/10.31942/mgs.v4i1.948
Falah, R. Z. (2017). Landasan Filosofis Pendidikan Perspektif Filsafat Pragmatisme dan Implikasinya dalam Metode Pembelajaran. Elementary, 5(2), 374–392.
Gutek, G. L. (1974). Philosophical alternatives in education. Columbus, Ohio: Charles E. Merrill Publishing Company.
Kosasih, A. (2022). FILSAFAT PENDIDIKAN PRAGMATISME Telaah Atas Teori Manajemen Pendidikan John Dewey. Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan, 9(1), 98–109. https://doi.org/10.30998/fjik.v9i1.11416
Manalu, J. (2022). PROGRAM PENDIDIKAN GURU PENGGERAK: PIJAKAN KURIKULUM MERDEKA SEBAGAI IMPLEMENTASI MERDEKA BELAJAR. Jurnal Pengajaran Dan Riset, 02(01), 129–138.
Maslakhah, S. (2019). Penerapan Metode Learning By Doing Sebagai Implementasi Filsafat Pragmatisme Dalam Mata Kuliah Linguistik Historis Komparatif. Diksi, 27(2), 159–167.
Nasbi, I. (2017). MANAJEMEN KURIKULUM. Jurnal Idaarah, I(2), 318–330.
Nugraha, O. B., Frinaldi, A., & Syamsir. (2023). Pergantian Kurikulum Pendidikan Ke Kurikulum Merdeka Belajar Dan Implementasi Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Journal Of Social Science Research, 3(2), 390–404.
Priyanto, D. (2017). IMPLIKASI ALIRAN FILSAFAT PRAGMATISME TERHADAP PRAKSIS PENDIDIKAN. JPII, 1(2), 177–191.
Putri, N. I., Sabrina, S. I., Budiman, N., & Utami, W. T. P. (2023). HAMBATAN GURU DALAM PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN DI SD NEGERI 3 BROSOT. Indonesian Journal of Elementary Education, 5(1), 51–60. http://jurnal.umt.ac.id/index.php/IJOEE
Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., Hernawan, A. H., & Prihantini, P. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak. Jurnal Basicedu, 6(4), 6313–6319. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3237
Sadulloh, U. (2007). Filsafat Pendidikan. Bandung : Cipta Utama
Saifullah, A. (2023). Kurikulum Merdeka dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Ki Hajar Dewantara. Journal Of Social Science Research, 3(5), 10821–10832.
Sherly, Dharma, E., & Sihombing, H. B. (2020). MERDEKA BELAJAR: KAJIAN LITERATUR. 183–190.
Thaib, R. M. T. R. M. (2018). Pragmatisme: Konsep Utilitas Dalam Pendidikan. Intelektualita, 4(1).
Ulinniam, Hidayat, Barlian, U. C., & Iriantara, Y. (2021). PENERAPAN KURIKULUM 2013 REVISI DI MASA PANDEMI PADA SMK IBS TATHMAINUL QULUUB INDRAMAYU. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(1), 118–126.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Â
2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Â
3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â

LITERASI by http://ejournal.almaata.ac.id/index.php/LITERASI is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


