Pola Pembentukan Akhlak pada Pesantren Di Kalimantan Selatan
DOI:
https://doi.org/10.21927/literasi.2022.13(2).133-140Abstract
Pesantren merupakan lembaga pendidikan yang tidak hanya berupaya untuk mentransmisikan ilmu dan pengetahuan, akan tetapi juga mendidik dan membentuk akhlak santrinya. Penelitian ini mengambil lokasi pada pesantren yang berada di dua kota pusat pendidikan Islam Kalimantan Selatan: Pesantren Darussalam di Martapura dan Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah di Amuntai. Pendekatan yang digunakan adalah fenomenologi dengan melakukan observasi, wawancara dan studi dokumen. Kedua pesantren membentuk akhlak santrinya melalui pendidikan dan pengajaran (kurikulum), dan membuat lingkungan yang mendukung proses tersebut. Pesantren Darussalam merupakan pesantren salafiyah dengan corak tradisional tidak mengikat terlalu ketat santrinya dengan aturan-aturan. Tujuannya adalah akhlak itu terbentuk secara alami dan melekat pada diri santri. Adapun Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah yang bercorak modern menerapkan aturan-aturan ketat yang dimaksudkan untuk membentuk kebiasaan baik bagi santrinya.
References
A. Mustofa. (2017). Akhlak Tasawuf. Pustaka Setia.
Azra, A. (1999). Esai-esai intelektual Muslim dan pendidikan Islam (Cet. 1). Logos Wacana Ilmu.
Damanhuri. (2015). Implementasi Pendidikan Akhlak di Pondok Pesantren Miftahul Huda Malang. As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan, 4(1), 1–22. https://doi.org/10.51226/assalam.v4i1.63
Dhofier, Z. (2011). Tradisi pesantren: Studi pandangan hidup Kyai dan visinya mengenai masa depan Indonesia. LP3ES.
Hand, M. (2017). A Theory of Moral Education. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315708508
Hasil Pencarian—KBBI Daring. (n.d.). Retrieved July 17, 2021, from https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/akhlak
Humaidy, H. (2003). Punduk Darussalam dalam Lintasan Sejarah. Kandil, Edisi 1 Tahun I.
M. Abdul Mujieb, Syafi’ah, & H. Ahmad Ismail M. (2009). Ensiklopedia Tasawuf Imam Al-Ghazali. Hikmah.
Mastuhu. (1994). Dinamika sistem pendidikan pesantren: Suatu kajian tentang unsur dan nilai sistem pendidikan pesantren. INIS.
Nata, A. (2010). Akhlak tasawuf. Rajawali Pers.
Raihanah, R. (2019, May 1). INTERNALISASI NILAI KEJUJURAN DI PESANTREN (Studi Pada Pondok Pesantren Ibnul Amin, Rasyidiyah Khalidiyah, dan Darul Hijrah, di Kalimantan Selatan). Pasca Sarjana. https://idr.uin-antasari.ac.id/14758/
Ridhahani. (2013). Transformasi nilai-nilai karakter akhlak dalam proses pembelajaran. LKiS.
Saihu, S. (2020). Etika Menuntut Ilmu Menurut Ilmu Menurut Kitab Ta’lim Muta’allim. Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam, 3(1), 99–112. https://doi.org/10.36670/alamin.v3i1.43
Sajadi, D. (2019). Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam. Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 16–34. https://doi.org/10.34005/tahdzib.v2i2.510
Sauri, S. (2017). NILAI KEARIFAN LOKAL PESANTREN DALAM UPAYA PEMBINAAN KARAKTER SANTRI. Nizham Jurnal Studi Keislaman, 2(2), 21–50.
Sawaty, I., & Tandirerung, K. (2018). Strategi Pembinaan Akhlak Santri di Pondok Pesantren. Al-Mau’izhah: Jurnal Bimbingan Dan Penyuluhan Islam, 1(1), Artikel 1. http://jurnal.umpar.ac.id/index.php/mauizhah/article/view/6
Umami, S. R., & Amrulloh, A. (2017). Internalisasi Nilai-nilai Pendidikan Akhlak Santri Putri Asrama X Hurun Inn Pondok Pesantren Darul ‘Ulum Jombang. Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 112–129. http://journal.unipdu.ac.id:8080/index.php/jpi/article/view/1019
Warasto, H. N. (2018). Pembentukan Akhlak Siswa. Jurnal Mandiri : Ilmu Pengetahuan, Seni, Dan Teknologi, 2(1), 65–86. https://doi.org/10.33753/mandiri.v2i1.32
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Â
2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Â
3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â

LITERASI by http://ejournal.almaata.ac.id/index.php/LITERASI is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


