Transformasi Digital Layanan Kesehatan Berbasis SIMRS dalam Meningkatkan Efisiensi dan Kualitas Pelayanan di Fasilitas Kesehatan: Systematic Literature Review

Authors

  • Shafitri Nire Pangestika Universitas Muhammadiyah Gombong, Jawa Tengah, Indonesia
  • Endah Setianingsih Universitas Muhammadiyah Gombong, Jawa Tengah, Indonesia
  • Lazuardi Fatahillah Universitas Muhammadiyah Gombong, Jawa Tengah, Indonesia
  • Aidatul Mufida Universitas Muhammadiyah Gombong, Jawa Tengah, Indonesia
  • Eka Oktavia Universitas Muhammadiyah Gombong, Jawa Tengah, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21927/ijhaa.2026.9(1).90-100

Abstract

Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan bentuk konkret transformasi digital di sektor kesehatan yang berpotensi meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan. Meskipun literatur nasional menunjukkan dampak positif, masih terdapat kesenjangan berupa minimnya sintesis kritis berbasis bukti yang membandingkan hasil dari berbagai konteks implementasi di Indonesia. Studi internasional mengenai Health Information Systems (HIS) telah mengidentifikasi bahwa keberhasilan implementasi sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur teknologi, dan dukungan organisasi dimensi yang belum dikaji secara komprehensif dalam konteks rumah sakit Indonesia. Mensintesis bukti dari literatur yang tersedia mengenai dampak implementasi SIMRS terhadap efisiensi operasional rumah sakit dan kualitas pelayanan kesehatan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Systematic Literature Review (SLR) dilakukan menggunakan panduan pelaporan PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan pada database Google Scholar, PubMed, ResearchGate, dan snowballing untuk periode 2019–2025. Penilaian kualitas studi menggunakan Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT) dan CASP. Sintesis dilakukan secara naratif menggunakan thematic analysis. Dari 223 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 16 memenuhi kriteria inklusi (5 studi empiris primer, 11 tinjauan literatur). Penilaian kualitas: 2 tinggi, 7 sedang, 7 rendah. Mayoritas (n=14) melaporkan dampak positif SIMRS terhadap efisiensi dan kualitas pelayanan, namun dengan kekuatan bukti yang bervariasi. Faktor penghambat utama: keterbatasan infrastruktur, rendahnya kompetensi digital SDM, dan lemahnya tata kelola. Implementasi SIMRS secara konsisten dikaitkan dengan peningkatan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan, meskipun kekuatan bukti terbatas akibat dominasi studi deskriptif berbasis sumber non-terindeks. Diperlukan studi empiris primer dengan desain lebih ketat untuk mengonfirmasi hubungan ini secara kausal.

Kata Kunci: Transformasi Digital; SIMRS; Sistem Informasi Rumah Sakit; Efisiensi Pelayanan; Kualitas Pelayanan.

Downloads

Published

2026-06-22

Issue

Section

Articles