Analisis Waktu Tunggu Farmasi Rawat Jalan Menggunakan Lean-DMAIC

Authors

  • Andy Susanto Universitas Respati Indonesia, Jakarta, Indonesia
  • Yanuar Jak Universitas Respati Indonesia, Jakarta, Indonesia
  • Achda Ferdians Universitas Respati Indonesia, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21927/ijhaa.2026.9(1).41-61

Abstract

Waktu tunggu pelayanan farmasi rawat jalan merupakan indikator mutu rumah sakit yang berpengaruh terhadap kepuasan dan keselamatan pasien. Ketidaksesuaian waktu tunggu dengan standar mencerminkan adanya variasi dan inefisiensi dalam alur pelayanan yang berdampak pada persepsi kualitas dan kinerja pelayanan farmasi. Rumah Sakit Umum (RSU) X Pontianak menghadapi proporsi pelayanan yang belum memenuhi standar waktu tunggu sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan waktu tunggu pelayanan farmasi rawat jalan, mengidentifikasi aktivitas non-value added, serta menentukan akar penyebab lamanya waktu tunggu menggunakan pendekatan Lean Management dengan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan deskriptif statistik melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi pada Juni–Agustus 2025. Untuk mencapai tujuan penelitian, analisis difokuskan pada tahap Analyze, menggunakan alat bantu Suppliers-Inputs-Process-Outputs-Customers (SIPOC), check sheet, histogram, diagram Pareto, fishbone diagram, dan 5 Why Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian pelayanan farmasi rawat jalan belum memenuhi standar waktu tunggu. Proporsi pelayanan yang tidak sesuai standar sebesar 12,8–14,2% pada obat racikan dan 15,2–41,1% pada obat non-racikan. Analisis lebih lanjut menunjukkan adanya variasi proses dan aktivitas non-value added yang berkontribusi terhadap lamanya waktu tunggu pelayanan. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi alur pelayanan yang panjang dan manual akibat kendala Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), belum adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) pembagian tugas yang jelas, serta tidak adanya pemisahan antrian obat racikan dan non-racikan. Penelitian menyimpulkan bahwa pendekatan Lean Management dengan metode DMAIC pada tahap Analyze mampu mengidentifikasi pemborosan proses dan akar penyebab utama keterlambatan pelayanan farmasi rawat jalan

Downloads

Published

2026-05-28