Gambaran Pelaksanaan Identifikasi Pasien Sebelum Melakukan Tindakan Keperawatan di RSUD Wates

fatma Siti Fatimah, Lilis Sulistiarini, Fatimah .

Sari


 

 

Penelitian ini mengungkapkan gambaran pelaksanaan identifikasi pasien sebelum melakukan tindakan keperawatan di RSUD Wates. Kesalahan identifikasi pasien sering terjadi di tahapan diagnosis dan pengobatan sehingga diperlukan ketepatan identifikasi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran identifikasi pasien sebelum melakukan tindakan keperawatan di RSUD Wates. Metode kuantitatif yang menghasilkan data deskriptif dengan cara observasi sehingga dapat menggambarkan pelaksanaan identifikasi pasien di RSUD Wates. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan jumlah sampel 135 respoden perawat. Hasil penelitian ini menunjukkan karakteristik responden yang berusia 17-26 tahun 17 %, 26-35 tahun 57,8 %, 36-45 tahun 23 % dan 46-55 tahun 2,2 %. Jenis kelamin laki-laki 22,2 % dan perempuan 77,8%. Pendidikan DIII Keperawatan 91,1 %, D IV 5,2 % dan S1 3,7 %. Masa kerja 1-10 tahun 77,8 %, 11-20 tahun 18,5 %, masa kerja 21-30 tahun 3,7 %. Status kepegawaian non PNS 69,9 % dan PNS 30,4 %. Kesimpulan hasil penelitian ini Dilakukan identifikasi 71,9 % dan tidak dilakukan identifikasi 28,1 %. Pelaksanaan identifikasi sebelum transfusi darah 100 %, sebelum tindakan 75,5 %, sebelum pengambilan darah 75 % dan sebelum pemberian obat 64,1 %.

Kata Kunci : Identifikasi Pasien, Keselamatan Pasien


Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


World health organization. Patient Identification. Patient Safety Solution [Internet]. 2007. Available from: http://www.who.int/patientsafety/solutions/patientsafety/PS-Solution2.pdf.

Komisi Akreditasi Rumah Sakit. Instrumen Akreditasi Rumah Sakit Standar Akreditasi versi 2012. Jakarta: KARS; 2012.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. No 1691/MENKES/PER/VIII/2011 tentang Keselamatan Pasien [Internet]. Jakarta; 2011. Available from: http://bprs.kemkes.go.id

South Australian Patient Safety Report 2013-2014. Govermenth South Aust SA Heal [Internet]. 2014; Available from: http://www.sahealth.sa.gov.au/wps/wcm/connect/7209378046aaedec99a4fb2e504170d4/1_Patient+Safety+Report

Putri IR. Pengaruh Lama Pemasangan Infus dengan Kejadian Flebitis pada Pasien Rawat Inap di Bangsal Penyakit Dalam dan Syaraf Rumah Sakit Nur Hidayah Bantul. J Ners dan Kebidanan Indones. 2016;4(2):90–4.

Rizky W, Supriyatiningsih S. Surveillance Kejadian Phlebitis pada Pemasangan Kateter Intravena pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Ar. Bunda Prabumulih. J Ners dan Kebidanan Indones. 2016;2(1):42–9.

Yudhawati DD, Listiowati E. Evaluasi Penerapan Identifikasi Pasien di Bangsal Rawat Inap RSI Siti Aisyah Madiun. JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manaj Rumah Sakit). 2016;4(2).

Sumarni. Analisis Implementasi Patient Safety Terkait Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit. J Ners dan Kebidanan Indones. 2017;5(2):91–9.

Nasir A, Muhith A, Ideputri ME. Buku Ajar Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika; 2011.

Hidayat AAA. Metode penelitian keperawatan dan teknik analisis data. 1st ed. Jakarta: Medika Salemba; 2007.

Dahlan MS. Statistik untuk kedokteran dan kesehatan. 5th ed. Aklia S, editor. Jakarta: Salemba Medika; 2011.

Fatimah FS. Gambaran Penerapan Prinsip Benar Pemberian Obat di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta Unit II. J Ners dan Kebidanan Indones. 2016;4(2):79.

Fatimah F, Kaidati M, BI Yulitasari -. Relationship Characteristics of Respondents between Implementation of Patient Safety at Clinic Pratama Kasihan Bantul Yogyakarta 2017. ICHAA. 2018;159.

Bantu A, Mulyadi N, Bidjuni H. Hubungan Pengetahuan Perawat Dengan Penerapan Identify Patient Correcly Di Rsup Ratatotok Buyat Kabupaten Minahasa Tenggara. J Keperawatan. 2(2).

Ariyati T, Apriyatmoko R, Pranoto H. Hubungan Karakteristik Perawat Dengan Kepatuhan Penerapan Prosedur Keselamatan Pasien Di Instalasi Rawat Inap II RSJ Prof. dr. Soerojo Magelang. 2016;

Yuningsih DYA. Hubungan Status Kepegawaian Perawat dengan Perilaku Caring Perawat Pada Pasien di Ruang Rawat Inap Kelas 3 RSD Balung. 2015;

Lombogia A, Julia R, Karundeng M. Hubungan Perilaku Dengan Kemampuan Perawat Dalam Melaksanakan Keselamatan Pasien (Patient Safety) Di Ruang Akut Instalasi Gawat Darurat Rsup Prof. Dr. RD Kandou Manado. J KEPERAWATAN. 2016;4(2).

Anggraini AN, Fatimah FS. Evaluasi Penerapan Patient Safety dalam Pemberian Obat di Wilayah Kerja Puskesmas Kasihan II Kabupaten Bantul Yogyakarta. J Ners dan Kebidanan Indones. 2015;3(3):162–8.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.